CB, TULUNGAGUNG-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, bakal terus melakukan koordinasi untuk menargetkan mulai membangun jalan-jalan sirip pendukung sejumlah proyek strategis dari Kementerian PUPR, khususnya di wilayah Kabupaten Tulungagung. Dan, jalan sirip tersebut yang ada di kisaran Jalan Lintas Selatan (JLS) atau jalan lintas selatan serta Selingkar Wilis.
Disisi lain, fasilitas lain yang sudah menjadi pembahasan adalah penambahan satu titik rest area di JLS yang menghubungkan Kabupaten Tulungagung dan Trenggalek. Hal tersebut yang disampaikan Kepala Badan Perencanaan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemkab Tulungagung Erwin Novianto.
Namun demikian, menurut pria berperawakan kalem ini masih belum bisa merinci secara detail lokasi rest area, hingga pengelolaanya nanti setelah berdiri alias masih dalam pembahasan.
“Insyaalloh sudah ada perkiraan titik-itiknya, akan tetapi ini juga belum pasti. Selain itu, untuk pengelolaanya juga belum pasti, dan masih kita detailkan,” jelas Erwin Novianto.
Sedangkan untuk pembangunannya, lanjut Erwin, semua itu adalah kewenangan Kementerian PUPR. Jadi, dalam hal ini, pihaknya hanya sebatas penyediaan pembebasan lahan guna pembangunan rest area nanti
Dengan adanya rest area tersebut, tambah Erwin, bagi pengguna JLS nanti juga bisa memaksimalkan waktu beristirahat pada saat melakukan perjalanan melalui jalur lintas selatan.
Dan, imbuhnya, terkait pembangunan JLS Lot 6A dan 6B yang menghubungkan Kabupaten Tulungagung-Trenggalek, saat sudah kelar. Bahkan, pada musim mudik kemarin juga sudah bisa dimanfaatkan oleh warga masyarakat yang hendak menuju ke Trenggalek dan sekitarnya. “Alhamdulillah mudik kemarin jalan lintas selatan yang menghubungkan Tulungagung-Trenggalek sudah bisa dimanfaatkan warga masyarakat,” paparnya.
Masih kata Erwin, saat ini Pemkab Tulungagung terus melakukan upaya koordinasi dengan Kementerian PUPR dan instansi lainnya, guna penambahan jalan sirip serta fasilitas lain di JLS yang melintas di wilayah Tulungagung.
“Belum lama ini bapak bupati ke Surabaya, membahas dan berkoordinasi dengan Kementerian PUPR terkait fasilitas pendukung jalan lintas selatan,” jelasnya.(Hsu)
