Puncak Tema Pembelajaran Projec SDN Wadungasri 

CB Sidoarjo. Suasana meriah terlihat di SDN Wadungasri Kecamatan, Waru- Kabupaten Sidoarjo, Rabu,( 24/5/2023). Disekitar halaman  sekolah di sajikan berbagai jenis kuliner makanan dan minuman yang merupakan hasil karya dari siswa-siswi SDN Wadungasri. Selain itu, berbagai kreasi kesenian seperti, tarian Bali, tarian Jawa dan tarian Papua juga ditampilkan diatas panggung. Serangkaian kegiatan tersebut merupakan Puncak Tema Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P 5).

Pada kesempatan pembukaan puncak tema tersebut di hadiri oleh Sri Widanarti,S.Pd,M.Pd selaku Korwil, Kepala Desa Wadungasri Sonhaji, dan Ketua K3S Bambang Guritno. ” Kita undang yang terdekat dengan lingkungan sini. Alhamdulilah, mereka memberikan apresiasi luar biasa kepada saya dan guru-guru,” ujar Yuyun Nurlaela,S.Pd.M.P,d Kepala Sekolah SDN Wadungasri.

Di jelaskan bu Yuyun, sapaan akrab Kepala SDN Wadungasri bahwa, puncak tema adalah kegiatan untuk memberikan kebermaknaan pembahasan tema. Maka pada setiap akhir tema perlu dikokohkan dengan puncak tema. ” Nah, pada hari ini, kami merayakan pesta puncak tema dan untuk tema yang dipilih saat ini adalah kearifan lokal dan kewirausahaan,” katanya

Lebih lanjut di sampaikannya, tema kewirausahaan, anak-anak  belajar bertanam dari mulai, penyebaran bibit sampai tumbuh lalu dipetik, setelah itu di olah di jadikan makanan berupa kue atau minuman kemudian di jual. ” Alhamdulilah, laku keras dan terjual habis.” ujar Yuyun

Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di seluruh satuan pendidikan adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam dimana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Dalam kurikulum merdeka belajar ada pembelajaran projec, disini anak tidak hanya di ajari teori saja, namun juga praktek langsung sesuai dengan tema yang di angkat.

”  Yang paling utama itu,bagaimana anak-anak  belajar tidak hanya teori saja tapi dengan prakteknya dan maknanya. Oh, sawi itu kalau sudah jadi bisa dimasak, lalu dijadikan varian makanan dan dijual bisa menghasilkan uang sehingga anak memaknai hasil belajar menanam tanaman.” katanya

Sementara itu untuk tema kearifan anak-anak menampilkan berbagai kreasi kesenian seperti, angklung, drum band, tari Bali, tari Jawa, tari papua. ” Kebetulan peserta didik di SDN Wadungasri banyak dari Papua dan NTT sehingga mereka bangga naik panggung di kasih tepuk tangan mereka merasa dihargai.” pungkas Kepala Sekolah yang tahun ini memasuki masa purna tugas tersebut (ncs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *