CB-Surabaya- Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (Stiesia) Surabaya terus melakukan inovasi dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikannya. Hal itu terbukti, telah diterimanya sertifikat bergengsi berstandar internasional yaitu SNI ISO 21001:2018 tentang Sistem Managemen Organisasi Pendidikan (SMOP)
Acara penyerahan sertifikat tersebut berlangsung di ruang auditorium kampus Stiesia yang terletak di jalan Menur pumpungan 30 Surabaya, Senin,(19/6/2023).
Hadir pada kesempatan tersebut para tamu undangan dan seluruh jajaran civitas akademia kampus Stiesia, Ketua Stiesia Dr. Nur Fajrih Asih, ketua prodi(program studi), juga terlihat Prof. Gimbal Ketua Persatuan Profesor dan Guru Besar se-indonesia, Prof. Pribadijono dari quantum HRM Internasional.
Ketua Stiesia Surabaya Dr. Nur Fajrih Asih kepada awak media menjelaskan, kegiatan ini dalam rangka keselarasan dengan visi yang ditetapkan oleh Stiesia yaitu menjadi perguruan tinggi sebagai penyelenggara pendidikan tinggi di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang bisa berdaya saing nasional bahkan internasional.
” Untuk mencapai visi skala internasional tentunya, harus didukung dengan tata kelola yang memenuhi indikator skala/standar internasional salah satunya dengan ISO.” jelas Nur Fajrih di sela-sela menerima sertifikat SNI ISO
Nur Fajrih mengatakan, dengan ISO ini pengelolaan perguruan tinggi selaras dengan tuntutan pengelolaan penjaminan mutu pendidikan yang berskala internasional. Dari ISO ini, semua indikator sudah memenuhi kriteria akreditasi yang ditetapkan dalam ISO. Jadi tidak hanya secara general dari tata kelolanya saja, namun mencakup semuanya baik itu, tentang kurikulumnya, sarana prasarana, proses pembelajaran, mahasiswa dan kegiatan keaktifan dosen semua sudah tertuang dalam ISO.
” Dari 8 (delapan) Program Studi (Prodi) yang Stiesia miliki, ada 2 prodi yang tersertifikasi yaitu prodi S1 Akutansi dan S3 Ilmu Managemen. Kedepan, Stiesia bisa mengimplementasikan dari tata kelola yang sudah berstandar internasional ini dalam keseharian pelaksanaan pendidikan dan sesuai dengan misi kami kedepan Stesia mampu berdaya saing internasional.” harap Nur Fajrih.
Sementara itu ditempat yang sama Prof.Dr. Pribadijono Hirosentono, Senior Consultan of Human Resources Management Quantum HRM Internasional menjelaskan, sertifikasi ISO 21001-2018, adalah standar tentang Sistim Managemen Organisasi Pendidikan (SMOP) dimana pendidikan yang benar dan di akui seluruh dunia harus di standarisasi oleh ISO.
Dan di Indonesia jarang sekali yang memahami pentingnya standarisasi ISO sehingga di Indonesia program studi atau lembaga studi di Indonesia jarang yang bisa masuk ke cluster internasional. Oleh karena itu dengan penyerahan sertifikat ini, Stiesia mendapatkan akreditasi/sertifikasi internasiona tenang sistem Managemen organisasi pendidikanl yang diakui lebih dari 125 negara di dunia prodi (program studi) nya.
” Untuk saat ini masih 2 prodi, dan 6 prodinya menyusul. Tentunya ini merupakan kebanggaan bagi Stiesia, Badan Akreditasi Nasional dan Kepala Komite Akreditasi (KAN) Nasional Bapak.Kukuh Ahmad Syaifuddin datang langsung kesini dan menyerahkan sertifikat tersebut. ” kata Prof. Pribadijono. (ncs,San)
