CB, TULUNGAGUNG-Semakin terlihat jelas, pasca Pemilihan Umum (Pemilu) 14 Februari 2024 lalu, para kandidat Pilkada Tulungagung mulai menampakkan diri. Tak heran, bila dibeberapa sudut perkotaan hingga pelosok desa sudah terpampang gambar para kandidat-kandidat calon bupati.
Diketahui, para kandidat Pilkada Tulungagung 2024 ada yang datang dari kades, seorang birokrasi hingga seorang pengusaha. Dan, dipastikan, pertarungan Pilkada Tulungagung yang bakal digelar 27 November 2024 bakal seru.
Kendati sudah pasang gambar di beberapa titik sudut kota maupun desa, namun masih saja ada kandidat yang masih terlihat malu-malu kucing, bahkan terkesan masih ‘kurang tatak’ saat mengadakan pertemuan dengan kader atau konsolidasi persiapan Pilkada tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Tulungagung dr. Kasil Rokhmad, MMRS FISQua ini misalnya, ia kepergok oleh beberapa wartawan saat konsolidasi bareng belasan kades, khususnya para kades diwilayah Kecamatan Gondang ini.
Dan, ada dugaan, dalam pertemuan dengan belasan kades di Resto dan Cafe Intan Jaya ini, adalah upaya persiapan Pilkada Tulungagung 2024. Dari hasil pantauan media ini, kegiatan sosialisasi bareng Kadinkes Pemkab Tulungagung ini digelar secara tertutup alias tak ingin diketahui insan pers.
Saat dikonfirmasi para wartawan, pria yang juga menjabat Plt Direktur RSUD dr. Iskak Tulungagung ini membantah keras, bahwa acara bareng para kades itu merupakan konsolidasi persiapan Pilkada.
“Saya tidak bilang kalau saya persiapan kontestasi, dan saya hadir selaku Kadinkes ngobrol bersama Kades di wilayah Kecamatan Gondang,” kata dr Kasil, Kamis (29/02).
Bahkan, menurut dr Kasil, dalam pertemuan dengan para kades itu dalam upaya membangun soal keperluan mereka.”Jadi, pada saat pertemuan, saya menanyakan dan apa yang diperlukan masing-masing kades, dan hal ini sebagai fit back kepada kita. Kalau ada yang memaknai lain, ya terserah mereka,” jelas dr Kasil.
Kegiatan sosialisasi bareng kades itu, tambahnya, adalah pembahasan topik seputar kesehatan. Namun demikian, dirinya tak menampik justru apa yang dilontarkan para kades itu, yakni berkaitan diluar bidang kesehatan.
“Yang dibahas banyak hal. Dan, menurut saya, mereka para kades itu adalah orang-orang hebat di desa mereka, karena bisa mewakili masalah kebutuhan yang diharapkan masyarakat,” ungkap dr Kasil.
Disisi lain dr Kasil juga menjelaskan, terkait bidang kesehatan ini memang sangat penting, karena akan selamanya bakal dibutuh setiap manusia. “Mulai dari Tahun 2022, 2023, 2024, 2025 bahkan sampai selamanya, bidang kesehatan itu akan selalu dibutuhkan,” kata dr Kasil sembari mengatakan kalau dirinya menjabat Kadinkes itu sejak tahun 2020.
Sementara itu, para awak media berhasil menggali informasi dari lingkaran dekat dari Kasil Rokhmad menuturkan bahwasanya dalam menghadapi Pilkada Tulungagung 2024, Kadinkes Kabupaten Tulungagung tersebut disinyalir kendaraan politiknya yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Sementara itu, Koordinator Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung, Wahyono Hadi Santoso menjelaakan, bahwa kehadiran Kadinke Tulungagung itu dalam rangka sosialisasi kesehatan. Namun demikian, kades ini juga menyampaikan kalau dr Kasil ini juga memperkenalkan diri serta mohon doa dan restu dalam mengikuti kontestan Pilkada Tulungagung 2024 alias bakal mencalonkan diri.
“Dulu kami tidak kenal, akhirnya kami bisa saling mengenal, dan program yang akan dilaksanakan oleh beliau (dr Kasil, red) kedepan itu apa, tentu untuk Tulungagung keseluruhan agar dalam membuat perencanaan bisa berjalan tuntas,” terang Wahyono.
Diakui Wahyono, dalam pertemuan itu, yakni dr Kasil juga menyampaikan kalau pada 27 November 2024 bakal macung bupati. “Beliaunya tadi juga sampaikan akan maju dalam di Pilkada Tulungagung 2024,” ungkapnya.
Masih kata Wahyono, dari hasil pertemuan dan soal dukung mendukun, yakni semua bakal dikembalikan ke para kades masing-masing. “Beliaunya (dr Kasil, red) juga sangat menyadari kalau akan ada kandidat yang pasti datang ke para kades. Untuk itu, semua kami kembalikan pada teman-teman untuk bisa melihat dengan pandangan mereka masing-masing, dan siapa calon yang memiliki program yang cocok untuk para kades,” jelas Wahyono dengan mimik serius.(Hsu)
