CB, TULUNGAGUNG – Ketua DPRD Tulungagung Marsono S.Sos dan Pejabat (Pj) Bupati Tulungagung Dr, Ir Heru Suseno MT, melepas 1.112 jamaah haji di Pendopo Kongas Arum Kusumoning Bongso.
Ketua DPRD Tulungagung dan Penjabat (Pj) Bupati serta anggota Forpimda Tulungagung, Kepala Kementerian Agama Tulungagung, Sekretaris Daerah Tulungagung Kapolres Tulungagung IPHI terlihat khusyuk saat pelepasan jamaah haji asal Tulungagung ini.
Marsono menyampaikan, pelepasan pemberangkatan jamaah haji asal Tulungagung berjumlah 3 kolter, yakni kolter 89, 90 dan 90 dengan jumlah kendaraan 27 bus.
“Kita semua berdoa, dalam perjalanan calon jamaah haji Tulungagung supaya lancar dan kemudian dalam menjalankan ibadah juga lancar. Dan tentunya, ketika kembali kesini dalam keadaan sehat dan tentu harus mabrur. Itu yang paling kita harapkan jamaah haji dari Tulungagung,” kata Ketua DPRD Tulungagung, Marsono, Selasa (04/06) malam.
Pria yang pernah menjabat Kades Nyawangan Kecamatan Sendang juga mengatakan, dalam mengantisipasi musim panas di Mekkah, pembimbing haji juga sudah mempersiapkan untuk semua.
“Terkait dengan cuaca, terkait apapun yang harus dipersiapkan untuk jamaah haji, saya pikir pembina sudah mempersiapkan semua,” ungkapnya.
Dan, imbuhnya, upaya mengantisipasi pada kesehatan para jamaah haji, yakni petugas kesehatan telah diberikan arahan, mengingat ada beberapa jamaah haji yang menjadi perhatian.
“Kalau misalnya nanti di sana ada sesuatu, pasti mereka akan melakukan tindakan-tindakan yang berkaitan dengan kesehatan mereka, akan berkoordinasi dengan panitia yang ada disana,” paparnya.
Masih kata Marsono, ibadah haji ini merupakan rukun Islam ke lima (5) yang wajib dilaksanakan (bagi yang mampu, red). Untuk itu, lanjutnya, para jamaah haji bisa menggunakan waktu, yakni kisaran 40 hari untuk memperbanyak ibadah, berzikir, berdoa, bersedekah serta tawakal.
“Atas nama pribadi dan DPRD Tulungagung mengucapkan selamat menunaikan ibadah haji, dan semoga pula bapak ibu menjadi haji mabrur dan mabrurah,” katanya.
Ketua DPRD Tulungagung inipun meminta doa pada para calon jamaah haji itu untuk Tulungagung bisa lebih baik dan tambah maju.
“Kami mohon doa dari seluruh calon haji agar Tulungagung lebih baik, nyaman, kondusif dan lebih kompatibel,” harapnya.
Selain itu, tambah Marsono, seluruh calon jamaah haji Tulungagung bisa memberikan spirit pada masyarakat untuk berhaji sesuai prosedur alias jangan melanggar persyaratan yang ada.
Sementara itu, Kepala
Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Tulungagung Makrus Manan menjelaskan, pada musim haji tahun ini sejumlah 1.201 orang resmi terdaftar sebagai calon jemaah haji (CJH).
Makrus menjelaskan, dari seluruh calon jamaah tersebut telah mengikuti bimbingan manasik haji di tingkat kabupaten. Dalam daftar tercantum nama calon jemaah haji tertua berusia 94 tahun bernama Sumini asal Campurdarat dan jemaah termuda berusia 21 tahun bernama Ajib Khoirunida asal Desa Karangsono Kecamatan Ngunut.
Menurut Makrus, awalnya Kemenag Tulungagung menerima kuota dari Kemenag Pusat, yakni Kabupaten Tulungagung 1450 jemaah, yang terdiri dari jamaah reguler dan jemaah cadangan. Namun, saat proses pelunasan dan persiapan hingga list 1450, hingga diakhir pelunasan yang mampu melunasi hanya 1200 orang.
“Pada tahun ini ada 1.201 jamaah, dan untuk Kabupaten Tulungagung masuk di gelombang dua yang terbagi lima kloter,” kata Kabag Kesra kepada cahayabaru.id.(adv/Hsu)
