Deklarasi Gabah Tak Dihadiri Baharudin, Ini Penjelasan Ketua DPC Partai Gerindra Tulungagung

CB, TULUNGAGUNG – Minggu 30 Juni 2024, Relawan Pro Jokowi (Projo) DPC Tulungagung menggelar deklarasi pasangan Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati Gatut Sunu Wibowo – Ahmad Baharudin (Gabah) dalam Pilkada Tulungagung 2024. Namun, dalam deklarasi tersebut tak dihadiri Ahmad Baharudin yang didapuk sebagai AG-2 alias sebagai bakal calon wakil bupati.

Dalam deklarasi tersebut, Ketua DPC Projo Tulungagung Siti Munawaroh menyampaikan, pasangan Gabah ini adalah pasangan yang dianggap bisa membawa Tulungagung lebih baik dan maju.

Dan, terkait deklarasi tersebut, Ahmad Baharudin menjelaskan soal ketidakhadirannya. Baharudin yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Tulungagung ini sengaja tak datang, karena semua itu belum ada kepastian. Apalagi, menurutnya, deklarasi itu sendiri bukan dari partai.

“Yang mendeklarasikan ini kan interen Projo bukan dari partai, sedangkan saya kan Ketua partai. Jadi saya belum bisa mengikuti deklarasi itu karena belum ada kepastian,” kata Baharudin saat ditemui media ini di ruang kerjanya, Selasa (02/07), usai paripurna.

Disisi lain, tambah Baharudin, hingga saat ini soal rekomendasi Partai Gerindra maupun partai lain pun belum jelas.

“Setelah deklarasi, ternyata saya tidak dapat rekom, kan itu malah pembohongan publik akhirnya,” ungkap pria yang juga pengusaha konveksi.

Namun demikian, iapun mempersilahkan pihak Relawan Projo untuk mendeklarasikan dirinya. Akan tetapi, hingga saat ini rekomendasi dari Partai Gerindra belum kunjung turun kepada siapa. “Ya Monggo, itu hak mereka,” katanya.

Disinggung soal didapuk sebagai wakil Gatut Sunu Wibowo, iapun menyampaikan bahwa
rekom itu belum ada. Apalagi, tambahnya, sesuai Rapimcab Partai Gerindra dan Rapimcab itu adalah yang menampung dari bawah. Dan ia telah diusulkan internal Partai Gerindra didapuk menjadi AG-1 atau bakal calon bupati.

‘Kalau kemarin Projo mendeklarasikan saya sebagai AG-2 nya ya silakan, itu haknya Projo. Akan tetapi saya diusulkan internal partai menjadi AG-1 (bakal calon bupati, red),” tegasnya.

Disinggung bila hal ini benar-benar terjadi pasangan dengan Gatut Sunu yang optimis mendapat rekom dari Partai PDI Perjuangan, iapun mengatakan itu semua ia kembangkan pada partainya. Akan tetapi, menurutnya, tentu pula pasangan itu adalah pasangan bisa mempunyai kesempatan menang dalam kompetisi Pilkada.

“Kembali lagi, menunggu rekom terlebih dulu,” kata Baharudin singkat.

Sementara itu, dari hasil informasi yang didapat media ini, yakni rekomendasi Partai PDI Perjuangan bakal turun ke Maryoto Birowo, mantan Bupati Tulungagung Periode 2018-2023. ”

“Kita lihat saja hasilnya, rekom nanti jatuh kepada siapa,” kata narasumber media ini yang enggan disebut jatidirinya.(Hsu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *