Gabah Menang, Medy Kumal Tepati Janji Jalan Kaki Tulungagung-IKN

CB, Tulungagung – Nazar, sebuah janji yang seseorang buat untuk menunaikan suatu ibadah atau tindakan tertentu yang sebenarnya tidak wajib, tetapi ia sendiri yang menganggapnya sebagai kewajiban, sering kali menjadi ujian kesetiaan. Begitulah yang dilakukan oleh Medy Bastoni, pria asal Desa Dono, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, yang dikenal dengan julukan Medy Kumal.

Pada saat kontestasi Pilkada Serentak 2024, Medy Kumal membuat sebuah janji besar kepada dirinya sendiri. Ia berjanji, apabila pasangan calon bupati dan wakil bupati yang didukungnya menang, ia akan berjalan kaki dari Tulungagung menuju Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sebagai bentuk penghormatan dan syukur. Janji tersebut bukanlah sembarang janji. Bagi Medy, hal itu merupakan sebuah wujud komitmen dan kesetiaan terhadap pilihan politiknya serta harapan besar untuk pembangunan di IKN yang menjadi pusat perhatian Indonesia saat ini.

Pada Selasa, 10 Desember 2024, setelah pasangan calon yang didukungnya, Paslon Gabah nomor urut 1, meraih kemenangan dalam Pilkada Tulungagung, Medy Kumal akhirnya menepati janjinya yang luar biasa tersebut. Dengan semangat yang membara, ia memulai perjalanan beratnya dengan titik awal di Titik 0 Tulungagung, menuju IKN.

Keberangkatan Medy Kumal ini disaksikan langsung oleh Bupati Tulungagung terpilih, Gatut Sunu Wibowo, yang memberikan dukungan penuh dengan melepas keberangkatan Medy menuju IKN. Sebelum perjalanan dimulai, Wakil Bupati terpilih, Muhamad Baharudin, turut memimpin doa bersama, memohon keselamatan dan kelancaran bagi Medy dalam menempuh perjalanan panjang ini. Tak hanya itu, puluhan relawan dan simpatisan Gabah yang hadir juga mengantar Medy Kumal, memberikan semangat dan doa agar perjalanannya berhasil dengan lancar.

Medy Kumal sendiri mengungkapkan, perjalanan dari Tulungagung menuju IKN akan memakan waktu sekitar 15 hari, dengan estimasi total perjalanan yang memakan waktu 20 hari, sebelum akhirnya ia kembali ke kampung halamannya di Tulungagung. Dengan langkah pasti dan tekad yang kuat, Medy siap menapaki perjalanan jauh ini sebagai bentuk tanggung jawab atas janjinya, sembari berharap perjalanan tersebut menjadi simbol dari semangat perjuangan dan pengabdian yang tinggi bagi daerah dan bangsa.

Perjalanan Medy Kumal ini tentu menjadi sebuah catatan sejarah yang tak hanya berarti bagi dirinya pribadi, tetapi juga bagi masyarakat Tulungagung dan seluruh pendukung Paslon Gabah. Sebuah janji yang ditepati, menjadi bukti nyata bahwa keyakinan dan komitmen dapat menggerakkan langkah besar menuju masa depan yang lebih baik. (Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *