CB, Kabupaten Kediri – Dalam rangka mempererat hubungan dengan insan pers dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya toleransi di masyarakat, DPRD Kabupaten Kediri menggelar diskusi tematik bertajuk “Bersama Media Menjaga Semangat Toleransi”. Acara ini berlangsung pada Kamis, 27 Maret 2025, pukul 15.00 di gedung graha Sabha canda Birawa yang menonjolkan nuansa budaya dengan ukiran khas Jawa yang indah.
Diskusi ini menghadirkan sejumlah narasumber penting yang terdiri dari anggota DPRD Kabupaten Kediri, tokoh masyarakat, serta perwakilan media lokal. Panelis membahas berbagai topik mulai dari peran media dalam menjaga stabilitas sosial, hingga pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat nilai-nilai toleransi di tengah keberagaman masyarakat.
Ketua DPRD Kabupaten Kediri, dalam sambutannya, menyoroti pentingnya media sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. “Media memiliki peran strategis dalam membangun pemahaman yang benar terkait isu-isu sosial, sehingga dapat mencegah potensi konflik yang berawal dari kesalahpahaman,” ujarnya.
Salah satu narasumber dari kalangan media menekankan bahwa pers harus terus menjaga prinsip independensi dan berpegang pada kode etik jurnalistik. “Dalam menghadapi isu-isu sensitif seperti perbedaan keyakinan, adat istiadat, dan budaya, media dituntut untuk menyajikan informasi yang berimbang dan tidak memprovokasi,” katanya.
Diskusi ini juga diwarnai dengan sesi tanya jawab yang melibatkan peserta dari berbagai media, Beberapa peserta menyoroti perlunya pendidikan toleransi sejak dini serta peran aktif media dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menghargai perbedaan.
Acara ini ditutup dengan komitmen bersama antara DPRD Kabupaten Kediri dan media lokal untuk terus menjalin komunikasi yang baik, guna menciptakan suasana harmonis dan toleran di wilayah Kabupaten Kediri.
Dengan adanya diskusi ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, media, dan masyarakat dapat semakin kuat dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman yang ada. (Fal)
