Persiapan Hadapi Dunia Kerja, Mahasiswa Dibekali Keterampilan Public Speaking

PEMAPARAN MATERI : Anggota tim pelatihan, Dhelittya Finaliyani Putri, memberikan materi kepada para peserta Pelatihan Public Speaking untuk Mahasiswa Asrama Bibit Unggul , Maret lalu 

CB, Surabaya – Di dunia profesional, kemampuan menyampaikan gagasan di depan umum dinilai penting. Mempertimbangkan hal tersebut, mahasiswa Asrama Bibit Unggul Surabaya dibekali pelatihan public speaking oleh dosen Ilmu Komunikasi UPN “Veteran” Jawa Timur.

Kemampuan public speaking, dikatakan Zahrotul Munawwaroh fasilitator pelatihan, bukan hanya digunakan oleh pembicara seminar. Kemampuan ini juga dibutuhkan semua orang di berbagai kesempatan seperti wawancara kerja, presentasi di kantor, atau saat menjual ide ke atasan.

”Oleh karena itu, mahasiswa perlu belajar mengenali audiens, membangun narasi yang logis, dan menyampaikan pesan secara efektif,” ujarnya di sela acara Pelatihan Public Speaking untuk Mahasiswa Asrama Bibit Unggul Surabaya, Maret lalu.

Reza Mehdi Fauzi, anggota tim, menambahkan bahwa pelatihan ini juga menekankan pentingnya penguasaan bahasa non-verbal sepeti bahasa tubuh, espresi, dan kontak mata. Tidak kalah penting adalah etika dalam berbicara.

”Peserta cukup antusias dan kami berharap pelatihan ini benar-benar dapat diaplikasikan sehingga mereka siap menghadapi dunia kerja. Setidaknya dapat dilatih sejak sekarang di kampus mereka masing-masing,” jelasnya.

Adit, peserta pelatihan, mengaku senang karena dapat belajar bahwa terdapat banyak hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan public speaking. Pengetahuan ini menjadi dasar baginya untuk mempersiapkan diri sejak sekarang.

”Ternyata selain menyusun pesan, harus memperhatikan audiens. Karena ketika di depan, kita harus bisa mengontrol orang yang sedang kita hadapi,” ujarnya.

Pelatihan ini diselenggaran melalui kerjasama dengan Dinas Sosial kota Surabaya. Ketua tim pelatihan, Mohammad Syarrafah, berharap pelatihan ini dapat menjadi kontribusi kampus untuk mempersiapkan generasi muda dalam menghadapi dunia kerja.

”Kami ingin berkontribusi untuk itu,” ujarnya didampingi anggota tim, Dhelittya Finaliyani Putri dan Sigit Andrianto. (Penulis: Dhelittya Finaliyani Putri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *