May Day Kolaborasi Day di Tulungagung: Momentum Jalin Sinergi Pekerja dan Pemerintah

CB, Tulungagung – Meski peringatan Hari Buruh Internasional tahun ini dilaksanakan secara mundur, semangat ratusan pekerja asal Tulungagung tetap tidak surut. Mereka antusias mengikuti kegiatan May Day Kolaborasi Day dan senam bersama yang digelar oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Tulungagung di GOR Lembu Peteng, Minggu (18/5/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh pekerja dari berbagai sektor di seluruh wilayah Kabupaten Tulungagung sebagai upaya mempererat tali silaturahmi antara para pekerja dan Pemerintah Kabupaten.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharuddin, Ketua DPRD Tulungagung Marsono, Plh Sekda Tulungagung, perwakilan dari Dispora, Polres dan Kodim Tulungagung, serta perwakilan BPJS dari Blitar dan Tulungagung.

Oplus_131072

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ahmad Baharuddin menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata perhatian pemerintah terhadap para pekerja. Ia menegaskan pentingnya momentum Hari Buruh sebagai pengingat untuk terus meningkatkan semangat kerja, daya saing, serta pengetahuan sesuai bidang masing-masing.

“Terima kasih kepada masyarakat Tulungagung yang tetap memperingati Hari Buruh meski tidak tepat pada tanggalnya. Semangat seperti ini harus terus dijaga,” ungkap Wabup Baharuddin.

Ia menambahkan, peringatan Hari Buruh juga menjadi ajang untuk membangun sinergi dan kesiapan menghadapi masa depan yang lebih baik, nyaman, dan maju.

Lebih lanjut, Baharuddin mengajak seluruh masyarakat untuk bergotong-royong dalam membangun Tulungagung agar menjadi daerah yang aman dan nyaman.

“Membangun Tulungagung tidak bisa hanya mengandalkan pejabat, tetapi harus dilakukan bersama dengan seluruh elemen masyarakat agar program-program dapat berjalan maksimal,” tegasnya.

Di sela kegiatan, Kepala Disnakertrans Kabupaten Tulungagung, Agus Santoso, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi sarana bagi para pekerja untuk bertemu langsung dengan para pemimpin daerah. Hal ini sekaligus menjadi wadah aspirasi, sehingga para pekerja tidak perlu menyuarakan tuntutan melalui aksi turun ke jalan.

“Selama ini Tulungagung dalam kondisi kondusif, karena para pekerja sadar pentingnya menjaga ketenangan dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Melalui acara seperti ini, kita perkuat komunikasi yang sehat antara pekerja dan pemerintah,” tutup Agus.(tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *