CB, Tulungagung – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung terus mempercepat perbaikan infrastruktur jalan di Desa Ngentrong, Kecamatan Campurdarat. Ruas jalan sepanjang 3 kilometer yang sedang dibenahi ini merupakan akses vital yang menghubungkan Kecamatan Campurdarat dengan Kecamatan Besuki, kawasan yang dikenal sebagai pintu gerbang menuju wisata pantai.
Pembangunan infrastruktur ini diharapkan berjalan sesuai rencana, baik dari segi kualitas maupun waktu penyelesaian. Proyek ini menjadi bukti komitmen Pemkab Tulungagung dalam merespons keluhan warga terkait kondisi jalan yang selama ini rusak dan membahayakan pengguna jalan.
Kepala Dinas PUPR Tulungagung, Dwi Hari Subagyo, menjelaskan bahwa proyek ini dimulai sejak awal Juni 2025 dan ditargetkan selesai pada November 2025. Ia menyebutkan, ruas jalan di depan SPBU Ngentrong akan ditinggikan sekitar 50 sentimeter untuk mengatasi genangan air, serta dilakukan normalisasi saluran irigasi guna mencegah banjir di masa depan. Lebar jalan juga diperluas menjadi 8 meter.
“Material konstruksi sudah tersedia di lokasi dan saat ini pekerjaan pengurukan sedang berjalan,” ujarnya.
Proyek ini menelan anggaran sebesar Rp 19,1 miliar yang bersumber dari APBD 2025. Dwi Hari menambahkan, tahun ini Pemkab Tulungagung mengalokasikan total dana sebesar Rp 80 miliar untuk pembangunan infrastruktur, termasuk perbaikan jalan dan jembatan di berbagai wilayah, salah satunya di Desa Ngentrong.
Ia juga mengajak masyarakat untuk turut mengawasi jalannya proyek agar kualitas hasilnya sesuai harapan. “Kami berharap pembangunan ini bisa memperlancar akses transportasi dan berdampak positif pada sektor pariwisata di Tulungagung,” ujar Dwi Hari usai mengikuti sidang paripurna di DPRD Tulungagung, Selasa (15/7/2025).
“Doakan saja, semoga tahun depan kondisi jalan di Tulungagung semakin baik dan merata sesuai harapan masyarakat,” pungkasnya.(tim)
