UPT PJJ MOJOKERTO GELAR KONSULTASI PUBLIK REKONSTRUKSI JEMBATAN BUBAK

Mojokerto,Cahaya Baru – Dinas PU Binamarga Jatim melalui UPT PJJ Mojokerto menggelar kegiatan konsultasi publik untuk paket pekerjaan rekontruksi jembatan bubak dikantor desa Gondang, kecamatan Gondang, kabupaten Mojokerto guna mensosialisasikan rencana teknis proyek serta menjaring aspirasi masyarakat terdampak.

‎Kegiatan dihadiri oleh Tim Konsultan Perencana dan Pengawas,Penyedia jasa kontruksi,hadir pula perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Propinsi Jawa Timur, khususnya dari Bidang Pembangunan dan Bidang Bina Teknik, Serta Jajaran Teknis UPT PJJ Mojokerto.

‎Dalam kesempatan, Kepala UPT Mojokerto Ir.Alief Akbari,S.T.,M.M., menekankan pentingnya koordinasi teknis sebelum pelaksanaan dilapangan.menurutnya,PCM menjadi bagian penting dari sistem kendali mutu dan manajemen risiko .
‎”melalui rapat ini , kami pastikan seluruh pihak memahami peran, tanggung jawab,dan jadwal kerja secara menyeluruh agar pelaksanaan proyek berjalan efektif aman dan tepat waktu”.

Tri Cahyo Utomo, S.T.,M.T., selaku pejabat pembuat komitmen ( PPK ) Pemeliharaan jalan dan jembatan wilayah 1 (Mojokerto) dalam sambutannya menyampaikan bahwa rekonstruksi ini merupakan respon terhadap kondisi jembatan eksisting kewenangan PUPR Kab.
‎ Mojokerto yang sudah ambruk dikarenakan banjir dan diusulkan bantuan kepada PU Bina marga propinsi Jawa Timur.

‎”Pekerjaan ini merupakan wujud sinergi dukungan pemerintah provinsi kepada pemerintah daerah khususnya kabupaten Mojokerto yang bertujuan memperkuat konektivitas antar wilayah dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat,”ujarnya.

‎Cahyo menjelaskan,secara teknis jembatan akan dibangun dengan struktur bentang tunggal sepanjang 60 m, bangunan atas menggunakan rangka baja dengan lebar jalan 6 meter, dilengkapi trotoar dikedua sisi masing-masing 0,5 meter. Pondasi menggunakan sistem Bor pile dengan diameter 80 cm dan kedalaman mencapai 20 m.

‎”Proyek ini direncanakan dalam waktu singkat yaitu 150 hari kalender dan diharapkan selesai sebelum akhir Desember 2025. Proyek ini akan menjadi infrastruktur penting yang menunjang mobilitas pertumbuhan ekonomi untuk pertanian dan pariwisata pada wilayah kabupaten Mojokerto,” tambahnya.

‎Dalam kesempatan yang sama, camat Gondang, Endro Wahyono, S.SOs., menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan proyek dirinya berharap proyek ini berjalan lancar serta minim dampak sosial dilapangan.

‎Kepala desa Gondang, Ngadi, SH., MM., menambahkan pihaknya siap membantu proses sosialisasi dan pengamanan dilapangan kami akan berkoordinasi dengan semua pihak agar kegiatan berjalan tertib dan tepat waktu.(Er/BM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *