5.606 Buruh Tembakau Lumajang Dapat BPJS Gratis Dari Dana Cukai

CB, LUMAJANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan sosial kepada para buruh tembakau. Pada tahun 2025, sebanyak Rp732,21 juta dialokasikan untuk membiayai kepesertaan 5.606 buruh tembakau dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lumajang, Subechan, menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah nyata negara hadir di sisi kelompok pekerja yang rentan. Menurutnya, program ini tidak sekadar administratif, tetapi wujud keberpihakan terhadap kesejahteraan dan keamanan sosial buruh tembakau.

“Dengan jaminan sosial ini, buruh tembakau bekerja dengan rasa aman, mengetahui bahwa risiko kecelakaan, kesehatan, dan masa depan mereka tercover. Ini mengurangi kerentanan sosial sekaligus meningkatkan produktivitas,” ujarnya, Selasa (23/9/2025).

Program BPJS Ketenagakerjaan yang diberikan mencakup perlindungan menyeluruh, mulai dari jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, hingga santunan kematian. Perlindungan ini dirancang untuk menciptakan ekosistem kerja yang aman dan berkelanjutan, sehingga buruh dapat fokus meningkatkan keterampilan dan penghasilan tanpa rasa cemas terhadap risiko sosial dan ekonomi.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa jaminan sosial merupakan bagian dari strategi pembangunan manusia yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat.

“Kami hadir bukan hanya sebagai regulator, tetapi sebagai pelindung buruh. Jaminan sosial adalah bentuk nyata keberpihakan pemerintah kepada pekerja yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal,” tegasnya.

Dengan pendekatan yang inklusif dan berbasis perlindungan, Pemkab Lumajang ingin memastikan bahwa dana publik digunakan secara tepat sasaran, menyasar kelompok masyarakat yang paling membutuhkan. Program ini memperkuat kepastian ekonomi, keamanan sosial, serta kesejahteraan keluarga buruh tembakau.

Melalui langkah ini, para buruh tembakau tidak hanya memperoleh penghasilan, tetapi juga kepastian perlindungan yang layak. Mereka kini dapat bekerja dan hidup dengan lebih aman, produktif, dan sejahtera, seiring dengan meningkatnya kehadiran negara dalam aspek kehidupan sehari-hari.(Hardy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *