CB, TULUNGAGUNG – Anggota DPRD Kabupaten Tulungagung dari Daerah Pemilihan (Dapil) I—meliputi Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung, dan Boyolangu—Rijal A’’bdulloh, S.IP menggelar kegiatan reses di Kantor DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Tulungagung, Sabtu (21/11/25).
Agenda reses ini digelar untuk menyerap aspirasi masyarakat dari Desa Tapan, Tawangsari, Simo, hingga Plandaan.
Puluhan warga hadir dalam kegiatan tersebut. Rijal menegaskan bahwa reses merupakan sarana strategis bagi wakil rakyat untuk turun langsung dan memahami kebutuhan riil masyarakat.
Menurutnya, forum tatap muka menjadi ruang penting untuk membangun komunikasi dua arah di tengah dinamika kebutuhan publik yang terus berkembang.
Pria murah senyum ini juga menyinggung kebijakan tata kelola pupuk nasional yang saat ini berada di bawah koordinasi Menko Pangan sekaligus kader PAN, Zulkifli Hasan.
Rijal menyatakan bahwa kebijakan tersebut menempatkan petani dan masyarakat kecil sebagai prioritas utama.
“Pada masa reses seperti ini, masyarakat dipersilakan menyampaikan usulan yang bermanfaat bagi kelompok maupun lingkungan sekitarnya,” ujar Rijal.
Ia menambahkan, keberhasilan reses sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat. Seluruh aspirasi akan dihimpun secara sistematis, dirangkum dalam laporan resmi, dan dibawa ke DPRD sebagai bahan penyusunan program serta penganggaran daerah.
Beragam persoalan kembali mengemuka dalam reses kali ini, mulai dari kebutuhan infrastruktur dasar, peningkatan layanan publik, hingga penguatan ekonomi lokal.
Banyaknya beban pembangunan di Dapil I, imbuhnya, membuat forum ini menjadi wadah penting untuk merumuskan arah pembangunan yang lebih responsif.
Dalam sesi dialog, sejumlah warga menyampaikan usulan secara konkret:
Didik Nuryanto, warga Desa Tapan, mengusulkan program pengadaan kambing untuk meningkatkan ekonomi desa.
Dari Desa Tawangsari, Muhammad Khoirul Anwar menyoroti menurunnya omzet kios di daerahnya yang dinilai belum mendapat dukungan permodalan.
Sejumlah pelaku usaha kecil juga meminta bantuan rombong untuk berjualan serta mengeluhkan turunnya pendapatan sejak berjalannya program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menanggapi hal itu, Rijal memastikan seluruh masukan akan ditindaklanjuti.
“Insyaallah, tim kami akan mengoordinasikan usulan-usulan ini, mencarikan jalan keluar, dan berupaya memenuhi setiap aspirasi. Kami berkomitmen melayani konstituen sebaik-baiknya,” ujarnya.
Melalui reses di Dapil I ini, diharapkan hubungan antara legislatif dan masyarakat Tulungagung semakin erat, serta aspirasi yang dihimpun dapat menjadi pijakan penting dalam perencanaan pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
(Tim)
