CB – GROBOGAN – Kondisi kantor desa yang sudah lapuk dimakan usia sangat menjadi permasalahan bagi perangkat desa Tahunan kecamatan Gabus kabupaten Grobogan. Apalagi beberapa hari terakhir, cuaca di Grobogan sedang tidak bersahaja alias curah hujan yang terlalu tinggi.
Akibatnya bangunan seperti rumah, sekolah bahkan kantor desa menjadi sasaranya seperti yang terjadi di kantor desa Tahunan, beberapa hari terakhir hujan banyak melanda desa tersebut. Akibatnya air sempat masuk melalui genting dan membasahi dokumen penting seperti SPJ Desa.
Sugiyarto, Sekdes Tahunan saat ditemui wartawan CB di kantor desa menjelaskan bahwa kondisi kantor yang semakin hari semakin memprihatinkan, Pihaknya terpaksa menutupi dokumen penting seperti surat menggunakan banner yang sudah tidak terpakai lagi.
“‘Kondisi gedung sudah tidak aman lagi, jadi pas lagi hujan terpaksa surat surat yang lain saya tutup dengan baner yang sudah tidak terpakai, mengingat kalau hujan air kadang masuk membasahi buku-buku yang ada di atas meja” Ungkapnya.
Pihaknya juga menceritakan bahwa sebelum di bangun Pustu Desa Tahunan, ditempat tersebut dahulu berdiri ruangan pelayanan desa bagi warga untuk kebutuhan Administrasi, Namun karena kondisi sudah dimakan rayap akhirnya dirobohkan dan dibuat bangunan baru.
“Jadi, sebelum dibangun Pustu, awalnya bangunan tersebut buat pelayanan tapi karena sudah lapuk, berbahaya akhirnya kita robohkan, dibuatklah bangunan Pustu tersebut”tambahnya.
Siswanto, kades Tahunan saat ditemui wartawan CB di kantor desa juga mengungkapkan perasaan senang kepada pemerintah pusat baik bantuan saluran drainase yang diberikan kepada ketua P3TGAI, RTLH bagi warga tidak mampu, Bantuan Provinsi maupun yang lain.
“senang desa Tahunan juga diperhatikan sama pemerintah, warga dapat melihat dan merasakan manfaatnya”kata dia Bersambung. (Team)
