CB, Sidoarjo – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 DPD SWI Sidoarjo sekaligus Hari Pers Nasional (HPN) ke-80, jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Sidoarjo menggelar bakti sosial dan tasyakuran sederhana di kantor sekretariat SWI di Perumahan Citra Surya Mas (CSM), Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Jum’at (13/2/2026).
Awal kegiatan pagi hari kerja bakti membersihkan lingkungan sekitar sekretariat SWI hingga tepi jalan raya dekat sungai berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) serta warga setempat. Setelah menunaikan salat Jumat, acara dilanjutkan dengan syukuran sederhana yang berlangsung khidmat.
Kegiatan dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan sambutan -sambutan dari sejumlah tamu undangan.
Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kominfo Kabupaten Sidoarjo, perwakilan Kecamatan Sukodono, serta Dian tokoh Relawan Penanggulangan Bencana Jawa Timur.
Ketua DPD SWI Sidoarjo, Suherman, S.H., dalam sambutannya, menegaskan bahwa peringatan HPN menjadi momentum penting bagi insan pers untuk terus memperkuat peran dan eksistensinya.
“Meski dilaksanakan secara sederhana, peringatan Hari Pers Nasional ini tetap menjadi momentum bersejarah bagi kami kalangan wartawan.
” Pagi tadi kami melaksanakan bakti sosial bersama DLHK dan warga Citra Surya Mas, kemudian dilanjutkan syukuran sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan tiga tahun SWI di Sidoarjo,” ujar Herman
Ia menambahkan, di usia yang masih relatif muda, SWI Sidoarjo berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui karya jurnalistik yang profesional dan berintegritas.
Sementara itu, Erwin, perwakilan Kominfo Kabupaten Sidoarjo, menyampaikan apresiasi atas kiprah SWI sebagai organisasi profesi pers yang dinilai memiliki peran strategis dalam mengawal pembangunan.
“Kami mengucapkan selamat ulang tahun ke-3 untuk DPD SWI Sidoarjo. Apresiasi kami sampaikan atas kontribusi teman-teman SWI sebagai organisasi profesi pers yang memiliki peran strategis dalam mengawal pembangunan.
Posisi pers dan pemerintah adalah equal sebagai mitra,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran media sebagai penyeimbang, kontrol sosial, sarana edukasi, sekaligus ruang informasi bagi masyarakat.
Menurutnya, profesi wartawan adalah pekerjaan intelektual yang dinamis sehingga menuntut profesionalisme dan semangat belajar yang berkelanjutan.
“Kerja secara profesional, kritisi apa yang harus dikritisi, kawal pembangunan, dan berikan informasi yang akurat kepada masyarakat. Profesi wartawan juga dilindungi oleh undang-undang,” tambahnya.
Perwakilan Kecamatan Sukodono turut menyampaikan ucapan selamat kepada SWI Sidoarjo seraya berharap organisasi tersebut semakin maju dan berkembang sesuai tagline “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”.
Pembina DPD SWI Sidoarjo, Joni, S.E., menyebut keberadaan SWI di Sidoarjo masih “seumur jagung”. Namun demikian, ia optimistis SWI mampu memperkuat perannya sebagai kontrol sosial bagi masyarakat dan pemerintah.
“Kegiatan seperti ini harus rutin diadakan setiap tahun dan melibatkan organisasi lain agar bisa berkolaborasi. Wartawan adalah profesi intelektual, maka harus disiplin, beretika, berwibawa, dan terhormat di mata masyarakat maupun pemerintah,” ujarnya.
Ia menegaskan, insan pers dituntut kooperatif dalam menyikapi berbagai persoalan di tengah masyarakat serta tetap menjaga profesionalisme dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.
Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, HUT ke-3 SWI Sidoarjo dan HPN ke-80 menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen insan pers untuk terus berkarya, kritis, dan berpihak pada kepentingan publik. (ncs,nuo)
