Prinsip Bersedekah Tak Membuat Kita Miskin, Lurah Bontoa Lanjut Kunjungi Warga Miskin Bersedekah

CB, JENEPONTO – Jumat kedua di bulan Suci Ramadhan ini , Lurah Bontoa, Saharullah S. S.Kom bersama jajarannya kembali mencairkan kunjungannya menyasar 5 rumah warganya yang berkategori sangat miskin dan juga anak yatim piatu dibawakannya sembako dari hasil patungan pemerintah Kelurahan Bontoa pada Jumat, 27 Februari 2026.

Momentum dibulan yang penuh berkah ini tidak disia-siakan oleh lurah Bontoa bersama stap dan para kepala lingkungan untuk bersedekah kepada warga miskin atau anak yatim piatu berupa beras, Indomie dan telur

Sebelum melakukan kunjungan ke rumah warga, terlebih dahulu berkordinasi dengan para kepala lingkungan untuk melakukan pendataan terhadap warga yang tergolong sangat miskin atau anak yatim piatu.

Selanjutnya lurah Bontoa menginisiasi kepada seluruh jajarannya untuk bisa patungan sesuai keiklhasnnya, yang kemudian untuk diberikan kepada warga miskin yang telah terdata sebenarnya

Lurah Bontoa, Saharullah, S. S, Kom mengatakan mari kita berlomba-lomba berbuat kebaikan dibulan yang mulia dan penuh barokah ini

Jangan pernah berhenti bersedekah kepada orang yang sangat membutuhkan, karena sesungguhnya bersedekah itu tidak akan membuat kita jadi miskin

“,Apalagi bersedekah dengan ikhlas dibulan Ramadan ini maka seluruh amal sedekah kita akan dilipat gandakan pahalanya

Perlu kita ketahui tentang perbedaan pahala-pahaka, contoh seperti pahala shalat, hanya kita dapatkan pada saat kita melakukannya, pahala naik haji, hanya kita dapatkan pada saat kita menunaikannya tetapi pahala sedekah, sampai tulang belulang hancur amal kita masih tetap mengalir, itulah dinamakan amal jariyah, ujar Saharullah

Salah satu warga yang enggan disebut namanya mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak lurah Bontoa bersama para kepala lingkungan yang telah membawa binhkisan sedekah kepada keluarga kami

Semoga Allah SWT senantiasa membalas segala kebaikannya serta memberi kesehatan dan umur panjang Aamiin Ya Rabbal Alamiin. (Hamzah Sila).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *