CB, TULUNGAGUNG – Pendidikan merupakan pilar fundamental dalam pembangunan daerah yang menuntun masyarakat menuju masa depan yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. Dalam hal ini, guru dan kepala sekolah memegang peran strategis sebagai sumber inspirasi, motivator, sekaligus pelaku utama dalam membentuk karakter generasi muda.
Dedikasi serta prestasi yang ditorehkan para insan pendidik patut mendapatkan penghargaan setinggi-tingginya. Salah satu contoh nyata adalah SMPN 1 Campurdarat yang terus menunjukkan kiprahnya dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, dengan tetap berlandaskan iman dan takwa serta berwawasan global.
Kepala SMPN 1 Campurdarat, Zaenal Komarudin, menegaskan bahwa pencapaian visi sekolah hanya dapat terwujud melalui dukungan seluruh keluarga besar sekolah beserta para pemangku kepentingan terkait. Sebagai pimpinan, kepala sekolah juga berperan aktif dalam merancang berbagai program strategis demi tercapainya tujuan pendidikan.
Program sekolah dijalankan melalui kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler. Di bidang intrakurikuler, peningkatan kualitas pembelajaran dilakukan dengan mendorong profesionalisme guru dan tenaga kependidikan melalui pelatihan mandiri maupun pendidikan dan pelatihan (diklat).
Selain itu, pemenuhan sarana dan prasarana pembelajaran serta penciptaan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan (bullying) menjadi prioritas utama.
Sementara itu, untuk mengembangkan minat dan bakat siswa, SMPN 1 Campurdarat menyediakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler, antara lain kepramukaan, Palang Merah Remaja (PMR), paskibraka, olahraga voli, sepak bola, kerawitan, tari tradisional, hingga seni hadroh.
Dan, berbagai kegiatan tersebut diikuti siswa dengan penuh semangat serta didukung oleh pembinaan pelatih yang kompeten. Hal ini terbukti dari banyaknya prestasi yang berhasil diraih siswa dalam berbagai ajang lomba.
Di antaranya, ekstrakurikuler paskibraka berhasil meraih juara favorit dalam lomba tingkat eks Karesidenan Kediri. Kemudian, ekstrakurikuler reog kendang merah meraih juara 3 tingkat Kabupaten Tulungagung, serta kerawitan merah meraih juara 2 di tingkat yang sama.
Tak hanya itu, prestasi membanggakan juga ditorehkan oleh salah satu siswa, Elycia Pribadi, yang berhasil meraih juara pertama Kejuaraan Pelajar tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Tulungagung serta Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Pencak Silat tingkat Provinsi Jawa Timur.
Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan dan pembinaan yang berkelanjutan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung. Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung patut diapresiasi atas komitmennya dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan, baik dari sisi kebijakan, fasilitas, maupun pengembangan sumber daya manusia di lingkungan sekolah.
Sehingga, sinergi antara sekolah dan Dinas Pendidikan menjadi kunci penting dalam mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Atas capaian tersebut, Kepala SMPN 1 Campurdarat, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian para siswa.
“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras bersama antara siswa, guru, serta dukungan orang tua. Kami terus berkomitmen untuk memberikan pembinaan terbaik, baik di bidang akademik maupun nonakademik, agar siswa dapat berkembang secara maksimal,” kata Zaenal Komarudin, Selasa (7/4/2026)
Ia juga menegaskan bahwa pihak sekolah akan terus meningkatkan kualitas pembinaan dan fasilitas penunjang.
“Kami berharap prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama sekolah. Ke depan, kami akan terus memperkuat program pembinaan, termasuk di bidang ekstrakurikuler sebagai wadah pengembangan bakat dan karakter siswa,” tambahnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Tulungagung, melalui Sekretarisnya Deni Susanti, memberikan apresiasi atas capaian tersebut.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus mendorong pengembangan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah sebagai wadah pembentukan karakter dan prestasi siswa.(tim)
