CB, Magetan – Momentum Halal Bihalal dimanfaatkan Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) Kabupaten Magetan untuk memperkuat sinergi sekaligus mendorong peningkatan kualitas madrasah. Kegiatan Pembinaan dan Halal Bihalal yang digelar di Aula Asrama Al Mawarid, Madrasah Aliyah Nurul Falah Poncol, Selasa (7/4/2026).
Dengan mengusung tema “Memperkuat Silaturahmi, Membangun Sinergi Madrasah Berkualitas”, acara ini dihadiri sejumlah tokoh agama dan pendidikan, di antaranya KH. Marhaban Alhafidz, KH. Zainal Abidin, KH. Ahmad Fatoni, K. Syafruddin, K. Juwari, serta Gus Ahmad Qusyairi. Hadir pula perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magetan, Plt. Kasubbag Tata Usaha Ridwan Yulianto, M.Pd.I, bersama para kepala madrasah dan ratusan guru MA Negeri maupun Swasta se-Kabupaten Magetan.
Ketua KKMA Kabupaten Magetan, H. Basuki Prihatin, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan pentingnya perubahan pola pikir dalam memajukan madrasah. Ia menyebut, upaya sekadar mengejar ketertinggalan dari sekolah umum sudah tidak cukup, sehingga diperlukan strategi terobosan yang lebih progresif.
“Madrasah tidak bisa hanya mengejar ketertinggalan dari SMA atau SMK. Harus ada lompatan, baik melalui prestasi maupun inovasi lain yang mampu meningkatkan daya tarik madrasah,” ujarnya.
Ia juga menyoroti contoh keberhasilan MAN 3 Magetan yang mampu meningkatkan jumlah peserta didik secara signifikan, dari 556 menjadi 800 siswa dalam tiga kali proses PPDB. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari kerja kolektif, strategi yang tepat, serta motivasi yang kuat dari seluruh elemen madrasah.
“Setiap madrasah punya karakter dan tantangan masing-masing. Kuncinya adalah bagaimana mampu menyesuaikan strategi dengan kondisi yang ada,” imbuhnya.
Selain itu, Basuki juga menekankan pentingnya komitmen dan kedisiplinan seluruh tenaga pendidik dalam mengikuti program pembinaan. Kehadiran ratusan peserta dalam kegiatan ini disebut sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam membangun kualitas pendidikan madrasah.
Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh peserta menjadikan Halal Bihalal sebagai sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan.
“Kami mengucapkan minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kebersamaan ini membawa keberkahan dan kemajuan bagi madrasah kita,” pungkasnya.
Sementara itu, dalam pembinaan yang disampaikan melalui perwakilannya, Kementerian Agama Kabupaten Magetan menekankan pentingnya penguatan tata kelola serta peningkatan mutu layanan pendidikan melalui sinergi yang berkelanjutan antar lembaga.
Kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah oleh KH. Marhaban Alhafidz yang mengajak seluruh peserta memaknai bulan Syawal sebagai momentum untuk mempererat ukhuwah, saling memaafkan, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan madrasah aliyah di Kabupaten Magetan semakin solid, inovatif, dan mampu mencetak generasi yang unggul, berkarakter, serta siap bersaing di masa depan.
(Caknan/AY)
