Warga Soroti Kesiapan SPPG MBG Simo, Diduga Belum Penuhi Sejumlah Standar Teknis

CB, TULUNGAGUNG – Rencana operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Simo, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, menjadi sorotan sejumlah warga. Fasilitas yang dikelola Yayasan Sempolan Jaya Mandiri tersebut diduga belum memenuhi sejumlah ketentuan teknis maupun aspek pengelolaan lingkungan.

Berdasarkan aduan masyarakat yang diterima redaksi, terdapat beberapa sarana dan prasarana yang dinilai belum sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) Badan Gizi Nasional (BGN). Beberapa poin yang disampaikan warga antara lain kondisi lantai ruang pengolahan yang disebut belum dilapisi epoxy untuk menunjang kebersihan dan kemudahan sanitasi.

Selain itu, warga juga menyoroti belum tersedianya ruang pendingin (cold storage) yang memadai serta ruang khusus untuk persiapan bahan makanan. Sistem sirkulasi udara di area dapur juga dinilai masih terbatas karena fasilitas exhaust fan atau ventilasi pembuangan udara dianggap belum memadai untuk mendukung aktivitas produksi makanan dalam jumlah besar.

Tak hanya itu, aspek pengelolaan limbah turut menjadi perhatian. Warga menduga Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dibangun belum memenuhi ketentuan yang berlaku sehingga dikhawatirkan dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan apabila fasilitas mulai beroperasi.

Salah seorang warga berinisial TK menyampaikan kekhawatirannya apabila operasional SPPG dilakukan sebelum seluruh fasilitas memenuhi standar yang dipersyaratkan.

“Apabila fasilitas ini dipaksakan beroperasi tanpa adanya penyempurnaan sesuai standar, dikhawatirkan dapat menimbulkan persoalan sanitasi, berdampak terhadap lingkungan sekitar, serta memengaruhi kualitas makanan yang diproduksi,” ujarnya, Selasa (28/7/2026).

Untuk menjaga prinsip keberimbangan, redaksi telah berupaya mengonfirmasi aduan tersebut kepada Koordinator Kecamatan (Korcam) Kedungwaru.

Namun hingga berita ini diterbitkan, pihak Korcam Kedungwaru belum memberikan tanggapan maupun keterangan resmi terkait sejumlah masukan dan keluhan yang disampaikan warga.

(Khairul Anam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *