Warga Diduga Langgar Protokol Kesehatan Saat Hajatan, Muspika Yosowilangun Seakan ‘Tutup Mata’

CB, Lumajang – Akhir akhir ini sering kali muncul diperbincangan publik media sosial (medsos) sebagai sarana penyaluran prustasi sebagai kekecewaan masyarakat terhadap penanganan wabah penyakit corona atau COVID 19 khususnya dikabupaten lumajang.

Penguna sosial menyertakan tagar ini dalam menggambarkan ketidak pedulian masyarakat terhadap manusia upaya

pembatasan jarak dan kebijakan dari pemerintah yang tidak konsisten dalam penanganan pandemi.

Berbagai bentuk tindakan berisiko masyarakat banyak diberitakan seperti kumpul-kumpul bahkan masyarakat masih saja adakan hiburan diacara hajatan terutama diacara pernikahan seperti halnya diDesa Munder dan Desa Kebonsari barat kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang, minggu 28sept20.

Menurut Camat Indriono mengatakan, bahwa hasil rapat dengan seluruh Kades Kecamatan Yosowilangun sepakat bersama bahwa tidak akan adakan hiburan bentuk apapun kecuali hanya sond sistem dengan terop saja selebihnya tidak boleh,”ucap Camat Indriono kepada wartawan.

Temuan Awak media waktu kejadian kemaren masyarakat adakan hiburan dangdutan dihadiri beberapa artis lokal bahkan acara tersebut dianggap mengundang penonton yang tidak pakek masker serta dianggap tidak mematuhi himbowan protokol kesehatan,”jelasnya

Disalah satu akun viral di media sosial dengan atas nama Vecitra Budieono Budieono yang telah mengunggah diacara hiburan dengan beberapa artis lainya tentunya pihak muspika diduga tidak konsisten menangani larangan tersebut ataukah memang tidak tahu atau pura pura tidak tahu artinya seakan tutup mata,”jelasnya.

Seharus-nya pihak terkait selalu kontrol wilayah nya masing masing, diDesa itu sudah ada babinkamtibmas dan Babinsa Yang seharusnya tahu bagaimana caranya untuk meyakinkan masyarakat agar patuh dengan pelaturan pemerintah Karena akhir akhir ini korban dilumajang semakin bertambah yang  positif Corona/Covid19.(hardy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *