CB, Gresik – Bukan suatu kebetulan, pagi buta sudah tampak terlihat kegiatan bersama, antara Kepala Desa, Ketua Bank Sampah dan Ketua Karang Taruna beserta para pekerja/aktivis lainnya. Rabo (03/11/2021) dibarengi dengan suasana dinginnya embun yang beranjak menghangatkan tubuh oleh fajar yang mulai terbit memancar.
Assalamualaikum warohma, berapa tahun bangunan itu (TPS-3R) telah berdiri ?, sapa dan sekaligus tanya awak media kepada para yang hadir, mengingat dalam catatan awak media Cahaya Baru hingga kini belum juga tersedianya TPA Sampah wilayah daerah kabupaten Gresik.
Wa’alaikum salam warohmatullohi wabarokatuh, baru satu tahun, bangunan dan program prakarsa dari Dinas Lingkungan Hidup daerah kabupaten Gresik, untuk pengelolahan sampah ini, jawab Kades Mushollin yang sudah sangat akrab dengan awak media, sambil memperkenalkan satu persatu siapa saja yang berbarengan beraktifitas dilokasi TPS – 3R Desa Prupuh.
Sangat berketepatan, diantara para aktivis/pekerja yang berada dilokasi TPS – 3R Desa Prupuh adalah Syaiful Arif, yang berkedudukan sebagai penanggung jawab dari kegiatan ini atau sekaligus menjadi Ketua Pengelolah atau Ketua Bank Sampah, responsif disertai semangat langsung dalam menyampaikan point-point penting kepada awak media Cahaya Baru.
Syaiful Arif, mengingat latar belakang aktif dilembaga pendidikan, kepada Cahaya Baru secara serta merta dan jelas dalam menguraikan segala sesuatu yang berkenaan dengan pengelolahan sampah. Pada dasar dan prinsipnya adalah dalam program pengelolahan sampah ini ialah Nggak Ada Pembakaran Sampah dari jenis apapun, jelasnya selaku Ketua Bank Sampah TPS – 3R Desa Prupuh.
Tampak lahan dan bangunan Tempat Pembuangan Sampah / TPS – 3R (Reduce Reuse Recycle) berlokasi diarea sebuah desa paling ujung Barat-Utara wilayah daerah kabupaten Gresik, Jawa Timur, tepatnya di Desa Prupuh kecamatan Panceng.
Manfaat pengelolahan sampah ini sebagaima yang anda lihat, Syaiful Arif melanjutkan sambil menunjukkan tempat dan hasil pengelolahan, bahwa terbagi menjadi dua macam sampah yakni sampah basah yang dikelola dapat menjadi 3 jenis manfaat yaitu Mogot / Ulat Ternak, Kompos Kering dan Pupuk Cair, sedangkan sampah kering atau jenis kertas dan plastik masuk dalam kategori Sampah Lapak, terangnya.
Selain sampah basah yang tersebut diatas dan hingga kini belum bisa kita kelola atau kita ambil manfaatnya yaitu sampah bekas pempres/tisu/streform, terangnya.
Tempat Pengolahan Sampah – 3R dan Terpaduh, melalui edukasi mandiri oleh para pengelolah sampah, kepada penduduk Desa Prupuh yang senantiasa sadar untuk membawa sampah kelahan pengelolahan, serta dalam upaya mengembangkan segala potensi akan hal ini, kedepan sebagai keikutsertaan pemerintah desa akan mensupport sesuai kebutuhan, tandas Mushollin selaku Kades Prupuh.
Masih Mushollin, indikasi-indikasi keberhasilan atau sukses dari program pengelolahan sampah ini, diantaranya yaitu baru menginjak satu tahun waktu berdirinya tempat atau lahan pengelolahan sampah ini, tepatnya tanggal 13 November 2021, Desa Petiken kecamatan Driyorejo melalui Kader Lingkungan, PKK beserta team yang lain akan berstudy banding, ungkap Kades.
TPS Terpaduh – 3R Desa Prupuh yang Ber-Motto Sampahmu adalah Tanggung Jawabmu dan/atau Sampahku adalah Tanggung Jawabku, walaupun masih dalam kerangka berfikir atau angan-angan, melalui saya selaku Kades Desa Prupuh dan/atau sebagai perwakilan dari Pemdes akan mengupayakan semaksimal mungkin tentang kesejahteraan bagi para pengelolah, ujarnya. bersambung. (Sub)
