CB, PASURUAN – Satu hari usai di lantik di Provensi sebagai Pjs Bupati Pasuruan Adriyanto melakukan silaturahmi terutama di dewan perwakilan rakyat daerah/DPRD Kabupaten Pasuruan. dalam safarinya pertama yang di bahas bersama dengan para anggota legeslatif yakni ada 5 hal penting yang akan dibahas sebagai prioritas program pembangunan di Kabupaten Pasuruan saat ini, yakni kemiskinan ekstrim, stunting, infrastruktur, inflasi serta 2024 sebagai tahunnya politik.
Disampaikan usai bersilaturrahmi dengan para pimpinan legislatif di Gedung DPRD Kabupaten Pasuruan, 25 September 2023 dari hal tersebut salah satunya prioritas adalah kemiskinan ekstrim, Andri menyebutkan bahwa pemerintah menargetkan kasus ini bisa nol persen di tahun 2024 mendatang, dengan dua strategi utama yang dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat, yaitu peningkatan pendapatan dan pengurangan beban.
Selanjutnya tentang penanganan stunting di Kabupaten Pasuruan yang harus bisa mencapai 14% di tahun 2024, menurut Andri, Pemkab Pasuruan akan melakukan cek dan ricek alias konfirmasi, sebab jika dilihat dari bulan timbang, jumlah kasus stunting sudah melebihi target nasional. Sedangkan persoalan infrastruktur. Andri menyebut bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pemetaaan dan pengoptimalan anggaran untuk membangunnya. Anggaran tersebut tak hanya dari APBD II, melainkan berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat seperti Kemenko Marves; Kementrian PU PR hingga Pemprov Jatim. Dan pembahasan utama berikutnya adalah inflasi. Diketahui harga beras semakin lama makin mahal.
“Apabila tidak diprioritaskan, maka mahalnya harga beras akan merembet ke jenis sembako yang lain. Sedangkan pembahasan yang terakhir adalah kesiapan dalam menghadapi 2024 sebagai tahun politik agar masyarakat menghindari pembahasan perihal suku, agama, ras dan aliran kepercayaan, “ujarnya. (Shod)
Pjs Bupati Pasuruan Andriyanto bersama Ketua DPRD Sudiono Fauzan, Wakil ketua,
Sekda, Sekwan bersilaturohmi bahas 5 program pembangunan yang berkelanjutan
