GRESIK , Cahaya Baru
Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 4.3 Provinsi Jawa Timur saat ini tengah melaksanakan Paket Preservasi Jalan dan Jembatan pada ruas Lohgung–Sadang yang menghubungkan Kabupaten Gresik dan Kabupaten Lamongan. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam menjaga kemantapan jalan nasional agar tetap aman, nyaman, dan mampu memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat.
Paket pekerjaan preservasi tersebut mencakup penanganan jalan sepanjang 17,689 kilometer. Penanganan dilakukan pada ruas Lohgung–Sadang sepanjang 3,839 kilometer dan ruas Sadang–batas Kabupaten Gresik sepanjang 13,850 kilometer. Pelaksanaan pekerjaan difokuskan untuk mempertahankan kondisi jalan agar tetap berada pada tingkat kemantapan yang baik dan mampu menunjang mobilitas masyarakat serta distribusi logistik secara lebih efisien.
Adapun jenis pekerjaan yang dilaksanakan meliputi rehabilitasi minor jalan dan rehabilitasi mayor jalan. Penanganan tersebut dilakukan sebagai bagian dari kegiatan preservasi yang bertujuan menjaga kualitas perkerasan jalan sehingga tetap laik fungsi dan memiliki umur layanan yang lebih panjang. Dengan kondisi jalan yang mantap, tingkat kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan diharapkan semakin meningkat.
Ruas Lohgung–Sadang merupakan salah satu jalur penting yang menghubungkan wilayah Kabupaten Gresik dengan Kabupaten Lamongan. Jalur tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, terutama bagi sektor perdagangan, pertanian, industri, dan distribusi barang antarwilayah. Oleh karena itu, keberadaan infrastruktur jalan yang andal menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat maupun arus logistik.
BBPJN Jawa Timur-Bali menjelaskan bahwa preservasi jalan merupakan bagian dari upaya pemeliharaan berkelanjutan untuk memastikan kondisi infrastruktur tetap berada dalam keadaan mantap. Melalui pemeliharaan yang dilakukan secara berkala, potensi kerusakan yang lebih besar dapat dicegah sehingga manfaat infrastruktur dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
Selain memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan, peningkatan kualitas ruas Lohgung–Sadang juga diharapkan mampu mendukung konektivitas antarwilayah di Jawa Timur. Dengan akses yang semakin baik, distribusi barang dan jasa menjadi lebih lancar, waktu tempuh perjalanan menjadi lebih efisien, serta biaya logistik dapat ditekan sehingga berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Keberadaan ruas jalan yang menghubungkan Gresik dan Lamongan tersebut juga memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari. Akses menuju pusat perdagangan, kawasan industri, fasilitas pendidikan, serta layanan kesehatan dapat berlangsung lebih cepat dan mudah. Dengan demikian, manfaat pembangunan infrastruktur tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha, tetapi juga oleh masyarakat secara luas.
BBPJN Jawa Timur-Bali terus berkomitmen menghadirkan infrastruktur jalan dan jembatan yang andal, berkelanjutan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Komitmen tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat konektivitas nasional dan mendukung pembangunan yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Melalui pelaksanaan Paket Preservasi Jalan dan Jembatan Lohgung–Sadang, diharapkan kondisi infrastruktur pada ruas tersebut semakin baik dan mampu mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta distribusi logistik. Dengan infrastruktur yang semakin mantap, konektivitas antarwilayah di Jawa Timur akan semakin kuat sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Jika untuk kebutuhan publikasi media atau website instansi, berita ini masih dapat diperpanjang dengan menambahkan unsur human interest, kutipan Kepala BBPJN Jawa Timur-Bali, serta penjelasan mengenai pentingnya koridor Gresik-Lamongan sebagai penopang aktivitas industri dan distribusi logistik di Jawa Timur.(Er)
