Tinjau Pameran Lukisan dan Fotografi Media Center Mojokerto, Ning Ita Berharap Jadi Magnet Kunjungan dan Penggerak Ekonomi

CB, Kota Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari meninjau pameran lukisan dan fotografi bertajuk “Merekam Realitas dan Merawat Budaya” yang digelar di Atrium Sunrise Mall, Rabu (8/7). Pameran yang diinisiasi Media Center bersama sejumlah mitra ini menampilkan karya seni yang merekam dinamika kehidupan sekaligus mengangkat nilai-nilai budaya.

Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut mengapresiasi kolaborasi Media Center bersama berbagai pihak yang berhasil menghadirkan kegiatan seni di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadapi berbagai tantangan. Menurutnya, penyelenggaraan event kreatif seperti ini memiliki dampak lebih luas daripada sekadar ruang pamer karya.

“Saya berterima kasih kepada Media Center dan seluruh partner yang telah bersinergi menyelenggarakan pameran ini. Di tengah kondisi ekonomi yang masih perlu diwaspadai, kegiatan seperti ini menjadi langkah positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutur Ning Ita.

Ia menilai pameran seni mampu menjadi daya tarik bagi masyarakat dari luar Kota Mojokerto untuk berkunjung. Arus kunjungan tersebut dinilai akan menggerakkan sektor perdagangan, kuliner, hingga jasa, sehingga memberi kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kegiatan seperti ini akan mengundang masyarakat dari luar daerah datang ke Kota Mojokerto. Kalau bisa dilaksanakan secara berkelanjutan, tentu akan memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto,” katanya.

Turut hadir pada kesempatan ini, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra, Ketua DPRD Kota Mojokerto Ery Purwanti, Wakil Wali Kota Mojokerto Rachmad Sidharta Arisandi, Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Rizal Oktovian, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta jajaran kepala perangkat daerah di Lingkungan Pemkot Mojokerto.

Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong kolaborasi dengan berbagai komunitas dan pemangku kepentingan untuk menghadirkan kegiatan yang berdampak bagi masyarakat.

Pameran yang digelar hingga 31 Agustus 2026 ini menjadi salah satu upaya menggabungkan penguatan ekosistem seni dan pelestarian budaya dengan pengembangan sektor ekonomi kreatif. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan Kota Mojokerto semakin dikenal sebagai kota yang aktif menghadirkan ruang apresiasi seni sekaligus destinasi berbagai event kreatif yang menarik minat pengunjung. (Rtyn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *