Muncul Bukti Transfer, Kesaksian Mantan Lurah Dipertanyakan

CB, GRESIK – Terkuak, bukti transfer ke Notaris Agil Suwarto dan Karto yang diduga mantan Kepala Desa Prambangan, dalam beberapa lembar bukti transfer tersebut, terlihat jelas tulisan nama penerima dan asal pengirim.

Bahkan, dalam print out transfer salah satu Bank swasta periode November 2012- Desember 2012 tersebut terdapat transfer ke Rekening atas nama Karto sebanyak 3x, pada tanggal 19 , 20 november 2012, dan13 Desember 2012 melalui E-Banking dengan nomor validasi 7900281794.

Saat dikonfirmasi awak media, rabu (28/3) Karto membantah telah menerima dana dalam bentuk transfer, dirinya berkilah saat itu dia tidak mempunyai rekening Bank,” saya tidak pernah menerima transfer dari siapapun, tidak pernah,wong saat itu saya tidak punya rekening,” kilahnya.

Bahkan Karto menegaskan tidak mengenal Evi Nurmalasari sebagai pihak yang men-transfer dana Ratusan juta tersebutt,” kalau haji rokim saya kenal tapisaya tidakpernah menerima duit transferan,”tambah Karto.

Dalam bukti transfer terpisah, tertera penerima atas nama Notaris Agil Suwarto, bukti transfer atas nama Evi Kumalasari tersebut tercatat pada tanggal 30 November 2012 senilai Rp.7.5 juta, 17 Desember 2012 senilai Rp.25 juta, pada 27 Desember 2012 senilai Rp.15 juta.

Sebelum itu, Pada 23 November 2012 Agil suwarto juga tercatat pada salinan print out menerima aliran dana sebesar Rp.10 juta..

Beredar kabar jika aliran dana ke rekening Agil Suwarto dan Karto diduga ada benang merah dengan proses penerbitan AJB maupun Surat Riwayat tanah lahan milik Kaskan cs yang sampai saat ini masih dalam sengketa di pengadilan, Penelusuran, tampaknya Informasi tersebut dipastikan benar karena H.Rokhim saat dikonfirmasi perihal tersebut menyatakan jika pernash beberapa kali memberi Dana melalui transfer maupun tunai ke Notaris Agil suwarto maupun kepada Karto,

“kalau karto belum terhitung yang tunai, ke Agil juga begitu, selain transfer saya juga memberi secara tunai,” ungkap H.Rokhim.

Hingga berita ini diturunkan, Notaris Agil tetap membantah menerima dana transfer tersebut, “tidak pernah, saya tidak pernah menerima transfer,” ujarnya singkat.

Sebagian warga bertanya, siapa pemberi uang tersebut? dan apakah diduga hal ada kaitannya dengan surat riwayat tanah atau terkait kelebihan luas lahan saat proses AJB yang saat ini jadi polemik panas antara pembeli dan ahli waris Kaskan cs. (Harry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *