CB, Gresik – Demi memastikan kesehatan masyarakat sekitar, upaya dalam mencegah atau memerangi Penyakit Difteri tak henti – hentinya dilakukan Puskesmas Duduksampeyan. Pada kegiatan kali ini Puskesmas Duduksampeyan kembali melaksanakan kegiatan Outbreak Response Immunization (ORI) di TK Dharma Wanita, Desa Sumengko, gresik, Rabu (18/07) pagi.
Dr. Titik Ernawati selaku Kepala UPT Puskesmas Duduksampeyan mengatakan, dirinya bersama tenaga medis lain akan terus berupaya mencegah atau memerangi mewabahnya penyakit difteri pada masyarakat, hingga masyarakat benar – benar dapat dipastikan terbebas atau jauh dari jangkauan penyakit difteri.
“Kami selalu memfokuskan kegiatan ORI ini di Posyandu, PAUD, TK dan Sekolah. Salah satunya di TK darma wanita ini, selain memberi imunisasi ORI kami juga langsung memberi edukasi pada orang tua wali murid tentang gejala penyakit difteri,” ujarnya di sela – sela kegiatan.
Dalam kegiatan tersebut sebanyak 50 murid TK Dharma Wanita mengikuti imunisasi ORI, didampingi orang tua wali murid serta para guru. Kegiatan imunisasi ORI dan edukasi tentang penyakit difteri pada masyarakat sangatlah penting, mengingat sejak tahun 2011 sampai sengan tahun 2016 tercatat sebanyak 3.535 kasus difteri dan angka ini menempatkan Indonesia menjadi urutan ke-2 setelah India dengan jumlah kasus difteri terbanyak.
Di akhir kegiatan, dokter cantik satu ini juga menyempatkan memberi slogan pada awak media yang hadir pada kegiatan tersebut.
“Say No To Difteri, mari kita cegah dan perangi difteri sejak dini. Sayangi keluarga dan buah hati anda dengan memberi imunisasi ORI, di Puskesmas terdekat,” imbuhnya (harry)
