Luapan Air Kali Lamong Landa Wilayah Selatan

Gresik – Kembali luapan kali lamong  landa wilayah selatan yakni Kecamatan Benjeng dan Balongpanggang.

Setelah melanda Kecamatan Balongpanggang pada Selasa (26/3/2019) kemarin, banjir kini mulai merendam pemukiman warga di beberapa desa di Kecamatan Benjeng, Gresik, Rabu (27/3/2019).

Menurut keterangan warga Desa Bulurejo Benjeng,  Sholihan (44) luapan air kali lamong mulai datang jam 01.30 wib dini hari.

” Proses masuknya air ke wilayah bulurejo cepat. Dan di sini tidak terlalu parah mas,” Sholihan lagi.

Wilayah terdampak di Kecamatan Benjeng, ungkapnya seperti Desa Bulurejo, Munggugianti, Ngablak, Sedapurklagen, Kedungrukem, Lundo dan Delisumber.

Terparah desa yang terletak di bibir kali lamong seperti Sedapurklagen  dan Deliksumber.

Untuk diketahui, imbuh dia tahun 2019 baru kali ini banjir melanda lagi. Yang terparah tahun 2015 lalu, di mana kantor kecamatan benjeng sampai tutup karena ketinggian air berkisar 50 sentimeter. Selain itu melanda permukiman penduduk serta areal persawahan.

Sementara itu Camat Benjeng Arip Wicaksono juga melakukan sidak ke lokasi banjir di wilayahnya.

” Sejauh ini, untuk daerah yang terdampak ada enam desa. Tidak ada korban jiwa, sementara rumah yang terdampak banjir juga masih dalam tahap penghitungan,” kata Camat Benjeng, Arip Wicaksono.

Arip mengatakan, banjir ini merupakan musibah tahunan sehingga warga pun tidak terlalu kaget.

 Pihaknya sudah menjalin koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik terkait hal ini.

“Mungkin kalau daerah Mojokerto (hulu) tidak hujan lebat, sore ini banjir sudah akan bisa surut. Ini air juga sudah mulai surut,” terang dia.

Sebelumnya, air luapan Kali Lamong juga sempat menggenangi pemukiman warga di lima desa yang ada di Kecamatan Balongpanggang, yakni Desa Jombangdelik, Ngampel, Sekarputih, Banjaragung, serta Wotansari. (rud / sis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *