CB, Mojokerto – Reses 1 Tahun 2018 H. Renville Antonio SH, MH, MM.anggota DPRD Jatim Dapil VIII dari fraksi Demokrat dilaksanakan di tiga titik, yaitu di wilayah kelurahan Kedundung, Magersari dan Panggreman dalam rangka menjaring aspirasi masyarakat yang akan disampaikan dalam pelaksanaan sidang paripurna DPRD Provinsi Jawa Timur yang akan datang.
Dalam kegiatan Reses, H. Renville Antonio SH, MH, MM didampingi Deni Novianto, ST. Ketua DPC Partai Demokrat Kota Mojokerto dan juga H. Udji Pramono S.IP, M.Si, Sekretaris DPC Partai Demokrat, dimana keduanya merupakan anggota DPRD Kota Mojokerto periode 2014-2019.
Tugas dewan adalah memperjuangkan inspirasi rakyat, untuk itu sebagai dewan harus sering turun ke daerah. Keliling, mendatangi masyarakat untuk mengetahui apa yang menjadi kebutuhan sehingga sesuai dan pas pemanfaatannya bagi masyarakat, demikian dikatakan Renville, Jumat (2/3/2018)
Dalam Reses kali ini ada beberapa permasalahan yang disampaikan warga, seperti halnya di kelurahan Magersari yang kepemilikan balai RW I Lingkungan Mulyosari adalah milik PTPN Gempolkrep. Warga berkeinginan untuk mempunyai balai RW sendiri, tidak menyewa. Selain itu, warga ingin gapura jalan Ronggolawe dibangun karena selama ini tidak ada gapuranya.
Di wilayah Panggreman, masyarakat menyampaikan masalah terkait tanggul sungai Kali Sadar.
Sementara saat berada di Lingkungan Balongrawe Baru (Baraba) Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari dengan polosnya seorang ibu bertanya, “Kalau boleh tanya, Bapak dari partai apa. Saya kan nggak tahu, nggak paham apa saja partai itu. Gitu aja Pak, makasih”. Para undangan banyak yang memberi aplaus atas pertanyaan tersebut.
Dijelaskan Renviile, “Kami dari Partai Demokrat. Nomer Urut Partai 14, nomer terakhir/nomer buncit”.
Terkait Pilkada yang akan berlangsung tahun ini, Renville mengatakan, “Tahun ini moment tahun politik, apa yang harus kita perjuangkan itu tergantung bapak ibu sekalian, silahkan pilihannya masing-masing”. Wakil Ketua Komisi C DPRD Prov Jatim ini menghimbau agar masyarakat tetap menjaga dan memelihara persatuan dan kesatuan, mampu menciptakan Pilkada damai yang berbudaya. (Ertin Primawati)
