PTMSI Garut Sabet Juara “18 Tahun Sekar Telkom Indonesia”

CB, SURABAYA –  Para atlet belia Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Garut tampil gemilang dengan menyabet gelar kampiun Kejuaraan Tenis Meja se-Jabodetabek bertajuk “18 Tahun Sekar Telkom Indonesia”, Minggu (4/3/18).

Para atlet belia kebanggaan Garut itu memastikan gelar juara setelah di partai final berhasil menggasak PTM Telkom dengan skor telak 2-0. Meski menang telak, mereka harus berjuang ekstra keras untuk memenangkan setiap game yang dilalui.

Sejak partai pembuka,  penampilan tim PTMSI Garut yang diperkuat Andre Kristian Gunaya (14), Gibran (14), dan Ida (13), mampu menyihir para penonton yang memadati Gor Tenis Meja STT Telkom, Gegerkalong, Bandung. Tepik sorak penonton tak terelakkan, terlebih karena anak-anak Garut kerap mampu mematikan gerakan lawannya dari PTM Telkom yang nota bene diperkuat para atlet dewasa.

Sebagai petarung pembuka, pasangan ganda campuran PTMSI Garut (Gibran – Ida) langsung melejit. Mereka berhasil memecundangi pasangan Dayu – Mas Pur dengan skor 3-1 (10-12, 11-13, 11-9, 11-13). Di partai kedua, Andre Kristian Gunaya tak kalah memukau. Lewat spin-spin mematikan, Andre berhasil menaklukkan Hendra, juga dengan skor 3-1 (11-6, 5-11, 11-7, 11-6). Partai ketiga akhirnya tidak dimainkan, karena sudah tidak berpengaruh terhadap kemenangan tim PTMSI Garut atas PTM Telkom.

Berkat kemenangan tersebut, anak-anak Garut berhak atas hadiah uang pembinaan dari panpel sebesar Rp 3 juta, trofi, dan piagam penghargaan. Lebih dari itu, kata Manajer Tim PTMSI Garut, Dadang, mereka juga langsung ditawari beasiswa untuk melanjutkan studi di SMA dan STT Telkom.

“Kalau mereka mau, anak-anak bisa gratis melanjutkan pendidikan di sana. Dosen STT Telkom sendiri yang langsung menawari mereka,” tutur Dadang kepada GE, Senin (5/3/18).

Menanggapi kemenangan tersebut, Ketua Pengcab PTMSI Garut, Nurseno SP Utomo, mengaku bangga. Apalagi,  pada awalnya, karena diperkuat atlet-atlet belia, tim PTMSI  Garut sama sekali tidak diunggulkan meraih gelar kampiun.

“Tapi, berkat arahan pelatih dan manajer tim. Juga semangat juang ’45 yang ditunjukkan anak-anak selama mengikuti pertandingan. Akhirnya kita bisa buktikan bahwa anak-anak asuhan kami memang is the best. Saya bangga!” jelas Nurseno, sumringah.

Menurut Nurseno, kemenangan itu sekaligus menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan atlet usia dini dilakukan PTMSI Garut selama ini.

“Ini modal berharga bagi kiprah para atlet binaan PTMSI Garut di waktu ke depan,” tandasnya.

Menanggapi tawaran beasiswa yang digulirkan dosen STT Telkom, Nurseno menegaskan, hal itu akan dikembalikan kepada anak-anak dan orang tua mereka sendiri.

“Kalau itu merupakan jalan terbaik bagi pendidikan dan karier keolahragaan mereka, why not! Kami pasti akan legawa. Dan yang terpenting harus difahami, di mana pun mereka berkarier, nama harum Kabupaten Garut tetap akan melekat di pundak mereka,” pungkas Nurseno.

Kejuaraan tenis meja dalam rangka HUT Serikat Karyawan (Sekar) PT Telkom Indonesia ke-18 ini sendiri berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (3-4/3/18. Kejuaraan diikuti sejumlah PTM BUMN, BUMD, Instansi Pemerintah se-Jabodetabek. Selain itu, panitia juga mengundang peserta khusus sebanyak 6 PTMSI (Sumedang, Garut, Purwakarta, Cimahi, Kabupaten Bandung, dan Kodya Bandung). (budi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *