CB, SUMENEP – Beragam kekayaan lokasi pariwisata di kabupatan Sumenep sudah pasti mendapat perhatian wisatawan Daerah lain di Indonesia bahkan mengundang wisatawan mancanegara. Hal ini perlu adanya peningkatan lokasi wisata yang sebenarnya bertebaran di tempat-tempat yang memiliki unsur keindahan alam, unsur ragam budaya, dan punya nilai-nilai ibadah dan historis tentu yang ada di kabupaten Sumenep.
Untuk menyambut Sumenep menuju Visit Wisata ditahun ini beberapa event dilangsungkan seperti Sumenep mengukir dan Batik onthesia serta balap burung merpati. Tidak hanya itu, pada bulan ini di rencanakan diadakan festival LoveBird Internasional, dimulai hari ini Sabtu 24 September 2018 bertempat di Graha Adipoday Kolor Sumenep.
Sejak kemarin panitia pelaksana yang di motori oleh komunitas burung lovebird mulai sibuk bekerja menata lokasi festival yang akan berlangsung.
Syafwan Wahyudi selaku ketua pelaksana memaparkan pada wartawan media Cahaya Baru tentang teknis festival burung lovebird “Mengenai persiapan pelaksanaan festival love bird 100% selesai seperti sarana dan prasarana termasuk parkir dan tempat pengunjung sudah lengkap. Ada pun agenda besok adalah seminar budidaya lovebird dan genetika tentang mutasi lovebird secara gratis yang dipimpin langsung oleh OM Irwan dan OM Lefri dari Surabaya. Sedangkan hari minggunya adalah acara Beauty Contest dan singing Contest. Beauty Contest di dalam gedung sedangkan singing contes di luar gedung. Untuk kreteria burung contes itu dinilai sesuai kelas masing-masing. Klo kelas fisceri dilihat kemurnian fiscerinya, kelas ferso dilihat kepala hitam, dan burung besar, bulu normal, kaki bagus dan semuanya tanpa cacat. Kemudian untuk singing contest di luar gedung penilaiannya adalah bunyi yang panjang.” Ucapnya
Syafwan wahyudi mengatakan bahwa komunitas KLI diminta PEMKAB Sumenep yang dipertanggung jawabkan oleh Bupati Sumenep BKKHD dalam menyambut visit pariwisata tahun 2018. (nay)
