CB, SUMENEP – Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep sangat mendukung terselenggaranya UNBK, baik MA, dan MTs, dinaungannya.
Menurut Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penma) Muhammad Tawil,MP,d. kebijakan dan sistem memang seharusnya di berlakukan dengan tujuan salah satunya keberhasilan yang harus dicapai. Pihaknya sangat mendukung dan memotivasi untuk para siswa dan siswi penerus bangsa ini berupaya untuk terus meningkatkan literasi terhadap teknologi informasi komunikasi yang semakin canggih seperti saat ini.
Namun disisi lain Ujian Nasional Berbasis Komputer Tahun ini sungguh memberatkan bagi para orang tua murid yang ikut sebagai peserta UNBK, pasalnya pengeluaran biaya makin bertambah. Karena walau bagaimana lembaga pengelola pendidikan tetap melakukan adanya pungutan atau sumbangan terhadap siswanya terutama Lembaga-lembaga swasta.
Dari keterangan Moh.Tawil ketika di klarifikasi terkait dengan Pungutan atau sumbangan di Lembaga-lembaga pendidikan tersebut, diharapkan agar diadakan musyawarah dengan wali murid serta melibatkan komete sekolah.
Dari hasil musyawarah tersebut Lembaga-lembaga pendidikan dapat menarik sumbangan terhadap siswanya sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan sekolah termasuk penyelenggaraan UNBK yang segera akan dilaksakan 25 April 2018 mendatang.
Di akhir perbincangan Moh.Tawil menyatakan bahwa pelaksanaan UNBK Tahun 2018 di bawah naungan Kementrian Agama kabupaten Sumenep 100% terlaksana dengan baik dan lancar. (nay)
