CAHAYA BARU – Sebagai bentuk pengawasan terhadap penggunaan Dana APBD, Kepala Sekolah SDN Manukan wetan I, Wafi, sesekali tempo secara rutin saat jam istirahat maupun saat jam pulang, melakukan pengawasan secara langsung proses pembangunan fisik gedung sekolahnya.
Proyek tersebut dikerjakan oleh PT.Mustika Persada Indah, pembangunan gedung type B2 dengan anggaran yang bersumber dari APBD dan dikerjakan tempo sesuai kontrak dengan jangka waktu 180 hari.
Tak hanya pengawasan saja, Wafi juga terkadang diskusi, memberikan saran kepada pelaksana tukar fikiran dalam berbagai hal termasuk estimasi waktu pengerjaan sebagai bentuk transparansi penggunaan dana APBD kepada masyarakat.
“Ya, pada dasarnya saya suka lihat orang bekerja, lihat pengerjaan proyek saja, ya bantu-bantu pikiran saja biar semua lancar tanpa hambatan,” ungkap wafi, Senin (23/4).
Sementara itu, ditempat yang sama, Hendra, perwakilan Kontraktor pelaksana mengatakan, sesuai dengan MOU antara Perusahaannya dengan Pemkot dalam hal ini Dinas Perumahan rakyat DKPCKTR, Hendra memastikan pihaknya akan melaksanakan pekerjaan secara efektif, efisien, dan transparan sehingga tidak terjadi penyimpangan.
Ia juga menegaskan pihaknya tidak akan menyalahgunakan tugas, dan akan melakukan semua tahapan pekerjaan sesuai mekanisme dan RAB (Rencana anggaran biaya).
“Saya ingin pekerjaan ini berjalan lancar tanpa hambatan, kami utamakan kwalitas dan tepat waktu dalam pengerjaan,” tambahnya.
Disinggung mengenai insiden yang menyebut pihaknya telah menyebabkan rusaknya material Asbes sekolah, Hendra mengatakan sudah melakukan koordinasi dengan pihak sekolah,
“Sudah mas, sudah ada koordinasi, semua sudah kami sampaikan ke pihak-pihak terkait, dengan harapan tidak ada miss komunikasi dalam hal ini,” pungkasnya di angguki Wafi. (Harry/Tim)
