CB, Bandung – Ratusan personel Lanud Sulaiman dan komunitas bersama Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Tyas Nur Adi beserta Insub, Makorpaskha, Pusdiklat Paskhas, Depohar 70 , Depohar 40 membawa semangat kebersamaan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar Kelurahan Sayati sampai Kecamatan Ketapang dengan Gerakan 1000 sapu Lidi, Jumat (27/4/2018).
Sejak pagi sekitar ratusan orang, terlihat memenuhi Pos I Lanud Sulaiman dengan membawa semangat dan visi yang sama, yakni semangat kebersamaan untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan simbol kebersamaan, yakni sapu lidi.
Danlanud berharap, kehadirannya di tempat itu bersama ratusan orang lainnya, bisa menginspirasi semua masyarakat di Kabupaten Bandung dan Jawa Barat, akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Dengan semangat kebersamaan tentu saja permasalahan lingkungan, khususnya di bidang kebersihan bisa terwujud.
Dalam sambutannya, Danlanud Sulaiman mengaku sangat antusias dengan digagasnya gerakan tersebut. Kata dia, sapu lidi lambang pemersatu. Jika sebatang sapu lidi tentu tidak bisa digunakan dan mudah dipatahkan, namun jika diikat menjadi sapu jadi kekuatan untuk membersihkan lingkungan dari sampah.
“Gerakan sapu lidi ini tidak boleh hanya sampai di sini saja. Melainkan harus dilaksanakan, bukan hanya simbol saja tapi harus dilaksanakan dengan menjaga kebersihan lingkungan,”katanya.
Menurut Ketua Panitia BDI Letkol Lek Supriyadi , Kata dia, satu orang saja yang membawa satu sapu lidi, bisa menularkan virus positif terhadap lingkungannya. Ia meyakini, gerakan ini bisa menghasilkan Lanud Sulaiman dan sekitarnya bersih dari sampah.(Ertin Primawati)
