CB, Probolinggo (KANIGARAN) – Senin 21/5. Wali Kota Probolinggo, Hj. Rukmini menggelar audiensi bersama Ketua Forum CSR (Coorporate Social Responsibility) Agus Trimananto, yang dihadiri juga oleh beberapa perwakilan perusahaan Kota Probolinggo, yang bertempat di Ruang Transit Kantor Walikota Probolinggo
Agus sebagai ketua Forum CSR Kota Probolinggo melaporkan bahwa CSR Kota Probolinggo tahun 2017 terkait dengan partisipan yang telah dilakukan oleh Perusahaan, BUMN, BUMD dan Perbankan dengan jumlah sebanyak 80 perusahaan, hanya 30 perusahaan yang ikut partisipasi program forum CSR.
“Aktifitas yang dilakukan forum CSR sampai bulan Maret 2018 antara lain rapat koordinasi rutin bulanan dan sosialisasi ke perusahaan (door to door) sehingga perusahaan yang belum ikut dalam program forum CSR bakalan ikut berpartisipasi, sehingga perusahaan yang ikut akan terus bertambah setiap tahunnya,” ucap Agus.
Forum CSR juga bekerjasama dengan IUWASH Plus untuk mengembangkan Kampung Gayam Pilang dengan cara penanaman pohon mangrove, penanaman pohon kelengkeng disekitar Kampung Gayam dan memanfaatkan sumber air yang ada di Kampung Gayam untuk kebutuhuan masyarakat sekitar, sehingga masyarakat dapat mengkonsumsi air yang layak.
Rukmini sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh forum CSR melalui program-programnya yang sangat membantu pembangunan Kota Probolinggo. “Saya mengapresiasi program yang dijalankan oleh forum CSR Kota Probolinggo, dan berharap bukan hanya penanaman pohon saja tapi juga pembangunan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) untuk para warga Kampung Gayam yang membutuhkan. Dan saya sangat berterima kasih atas komitmen para perusahaan melalui program CSR. Program ini sangat membantu pembangunan di Kota Probolinggo, karena tidak semua program pembangunan bisa tercover pada APBD Kota Probolinggo,” tegas Rukmini.
Rukmini mengingatkan kepada seluruh perusahaan untuk berkomitmen dalam menyerahkan 1,5 persen dari keuntungan perusahaan kepada forum CSR Kota Probolinggo, sehingga program yang akan dilaksanakan oleh forum CSR untuk membangun Kota Probolinggo berjalan sesuai harapan.
“Saya menyarankan agar Forum CSR memanfaatkan IT yang ada, misalnya dalam hal menerima laporan dari perusahaan dapat dikirim melalui Website atau WA sehingga lebih memudahkan dalam komunikasi. Selain itu, terus lakukan sosialisasi kepada perusahaan yang belum ikut partisipasi program CSR Kota Probolinggo,” harap Rukmini. (Zai/Had/Is)
