CB, Sumenep – Merupakan kebanggaan tersendiri Kabupaten Sumenep memiliki lembaga pendidikan yang sangat unggul bidang akademik mau pun non akademik dan juga menjadi sekolah percontohan pada lembaga lembaga pendidikan yang ada di Madura khusunya. Lembaga pendidikan tersebut adalah SMA Negeri 1 Sumenep.
Kepala sekolah saat dikonfirmasi wartawan Media Cahaya Baru sempat tersenyum puas, karena melihat prestasi yang diraih siswa-siswinya di tahun ini benar-benar mencetak prestasi yang gemilang sehingga sekolah tersebut menjadi rujukan nasional, dan layanan pendidikan dilaksanakan secara optimal sehingga siswa-siswinya terbanyak diterima diperguruan negeri. Kemudian pendidikan akademik dan non akademik SMAN 1 Sumenep meraih prestasi terbanyak dari SMA yang ada di Madura.
Syamsul Arifin Spd. M.pd, Kepsek tersebut mengatakan, “Dalam upaya upaya kami untuk mendapatkan prestasi siswa kami adakan tambahan jam pelajaran yaitu jam ke 0 secara gratis. Lalu kami kelompokkan secara pas linear maupun law linear. Pas linear adalah siswa cara belajarnya cepat dengan nilai diatas 90 dikelompokkan, kemudian law linear pengelompokan siswa yang cara belajarnya agak lamban juga dikelompokkan, sehingga diketahui mana siswa yang lemah bidang ekonomi, matematika atau kimia.
Dari situlah kami layani untuk diberi bimbingan sampai siswa tersebut mengimbangi kelemahan tersebut. Terus mengenai nilai prestasi paling rendah yang di peroleh siswa dari kelas 10 sampai 12 rata rata mencapai 70 ke atas, sehingga SMAN 1 Sumenep mendapat kepercayaan untuk melaksanakan Sistem kredit Semester (SKS), dengan payung hukum peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan no.158 thn 2014 tentang layanan anak anak yang mempunyai kaemampuan lebih untuk difasilitasi dalam melaksanakan sistem kredit smester, artinya anak-anak yang pintar bisa menyelesaikan kompetensi inti atau dasar. Bahkan anak anak bisa minta ujian lebih awal sebelum penilaian smester akhir. Kemungkinan anak anak yang mempunyai IQ tinggi 1 Tahun pelajaran bisa di sekesaikan 1 smester, atau pelajaran 3 tahun bisa ditemuh hanya 2 tahun, ” pungkasnya.
Memang dalam kewajaran bila SMAN 1 Sumenep ini mendapat gelar sekolah percontohan, di Madura khususya. Karena juga bidang ekstra kurikuler bidang agama dan keolahragaan senantiasa jadi juara unggulan.(nay)
