CB, Magetan – Himbauan Pemkab magetan, mengenai disuruhnya puluhan pedagang sayur yang berada disisi utara, pindah ke dalam Pasar menuai berbagai keluhan dari berbagai pedagang,Jumat(10/8).
Hal itu diakui beberapa pedangang, karena kios yang berada di dalam pasar sayur sudah penuh dan sudah di kontrak oleh pedagang lain.
“Kami kurang setuju kalau harus pindah ke dalam, karena didalam sudah penuh dan rata-rata sudah ada yang punya,” kata Sireng (50) pedagang sayur asal kelurahan Sarangan, Jumat(10/8).
Dikatakan Sireng,sebanyak 30 pedagang tersebut hanya memohon dibuatkan tempat yang layak,agar mereka tetap bisa berjualan dan tidak mengganggu lalulintas karena berjulan dipinggir jalan.
“Katanya kita mengganggu lalulintas, padahal disini kita sudah lama, kami mohon bupati baru nanti bisa menyediakan tempat buat kami,”jelasnya Kepada Cahaya Baru
Sementara itu ditempat terpisah, Koordinator Pasar Sayur 1 Bambang Budiono menjelaskan bahwa titik permasalahan awal ketika paska kebakaran Pasar Sayur para pedagang mulai berjualan diluar dipinggir jalan, namun karena kios didalam sudah jadi maka dihimbau untuk masuk ke dalam.
“Inikan awalnya pas kebakaran mas, para pedagang jualan diluar dipinggir-pinggir jalan, nah itukan mengganggu lalulintas makanya kami himbau segera masuk kedalam,”ujar Koordinator Pasar Sayur1 Magetan, Jumat(10/8).
Bambang menerangkan, pedagang yang dihimbau tersebut rata-rata adalah pesagang Pasar Sayur 2, yang seharusnya menempati lapak atau kios yang sudah disediakan.
“Para pedagang itu sudah terdaftar mas, sesuai kiosnya masing-masing, jadi kami berharap segera menempati tempatnya masing-masing,”pungkas Bambang.(ton)
