Dongkrak Ekonomi, Dolly English Art Fest Hadirkan Budaya Seni Dan Kerajinan

CB, SURABAYA – Dolly English Art Fest yang digelar oleh Kampung Inggris Putat Jaya, Surabaya, sangat meriah dengan dihadiri kurang lebih 500 masayarakat dari berbagai kalangan, dan juga nampak siswa siswi dari smk, sma serta akademisi lainya.

” kami mengadakan kegiatan sosial ini dengan menampilkan beberapa kesenian, jaranan, tari, siter, kreasi kerajinan warga dan kelompok, jajanan khas jawa, semua ini kami lakukan untuk mendongkrak perekonomian warga khususnya warga RW 12,” ujar wahyu selaku direktur kampung inggris dolly.

Dari kegiatan tersebut terlihat ada beberapa stan bazar ikut meramaikan kegiatan tersebut yakni stand crafter.(30/9/2018)

Kerajinan tangan semakin banyak kreasi dan bahan yang digunakan dalam pembuatanya tetapi dari sekian banyaknya kerajinan tersebut ada yang menarik kali ini dan bisa menjadi jujugan oleh oleh buat keluarga, tamu , kerabat dan hiasan pribadi.

Ditangan yang piawai dan telaten oleh Herni Sugiyanti, S.sos, barang yang semula dianggap sampah oleh masyarakat bisa dijadikan kerajinan kreatif yang bermutu dan berharga tinggi nilai jualnya.

Melalui komunitas crafter surabaya dengan alamat gunung sari indah blok pp 36 bersama 43 anggotanya, selama dua tahun ini mengeluti bidang seni kreatif ini dengan mengunakan bahan dari botol plastik, ampas tebu dan berbagai bahan yang mudah didapat dimasyarakat.

” Dari bahan yang dianggap sampah kami daur ulang dan dibersihkan lalu kami buat beberapa kerajinan ini, ada Bros, gantungan kunci, serta juga pernak pernik hiasan lainya,” ujar Herni.

Melalui pemasaran yang tepat kini beberapa kreasi tersebut menembus dunia dari tingkat lokal sebelumnya, kalau di Indonesia sendiri hampir semua daerah memesan kerajinan tersebut, sementara untuk Luar Negeri yang memesan Negara Amerika memesan Jam dari percah batik dan ampas tebu, Singapura memesan gantungan kunci dari Kain Flanel, Hongkong memesan Bros.

” Kami memasarkan melalui medsos instalgram (komunitas crafter surabaya), facebook (fans page komunitas cafter surabaya) serta medsos lainya,” Kata Herni.

Dengan semakin tingginya permintaan dipasaran, membuat kelompok crafter ini membuka lapangan kerja mandiri , dengan mengajak masyarakat untuk bisa meningkatkan perekonomian keluarga.

” melalui kegiatan kreasi ini kami mengajak masyarakat yang mau belajar kreasi dan menghasilkan uang tambahan, dan juga bisa menjadi kegiatan positif dengan kumpul bersama sesama komunitas, dan kami siap berbagi ilmu kerajinan ini untuk masyarakat luas” ungkap herni.(bolang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *