Tanah Bumbu – Tanah Bumbu, CB. Pemerintah Pusat Melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah memutuskan bahwa akan memperioritaskan calon Jemaah Haji lanjut usia atau lansia untuk memanfaatkan quota tambahansebanyak 10.000,(sepuluh ribu) quota haji yang telah diberikan oleh pemerintah Kerajaan Arab Saudi pada tahun 2019 ini.
Menteri Agama , Lukman Hakim Syaifuddin mengatakan bahwa Jemaah lanjut usia menjadi prioritas utama penambahan quota haji di tahun 2019, dan telah memerintahkan kepada Kanwil dan Kankemenag proaktif menjemput bola, khususnya bagi lansia yang tinggal didaerah pedalaman dan desa terpencil, ungkapnya baru-baru ini.
Dikatakannya bahwa quota penambahan tahun 2019 berdasarkan masa atau daftar tunggu dimasing-masing provinsi. Dari hasil rapat pun telah tersimpulkan bahwa masa tunggu keberangkatan Jemaah Haji paling lambat atau diatas 30 tahun, yaitu provinsi Kalimantan Selatan dan Sulawesi Selatan.
Penambahan 10 ribu quota Haji terjadi diakhir tahun persiapan , sehingga berdampak pada konfigurasi pengkloteran yang harus dipersiapkan secara optimal dan maksimal.
Selain itu, dampak lainnya yang terkait penempatan dengan system zonasi yang memerlukan kebijakan untuk menghasikan pembagian distribusi disetiap provinsi secara merata berdasarkan masa tunggu , ungkap sumber kemenag.
Hasil rapat tersebut selanjutnya akan dibahas bersama DPR, BPKH serta kementerian terkait untuk mensukseskan penambahan 10 rb quota pada musim lalu. (Jhon)
