CB – Pemahaman Wawasan Nusantara melalui pemaknaan nilai-nilai sejarah perjuangan bangsa dlm rangka menjaga keutuhan NKRI menjadi tema Mayjen TNI Wisnoe P.B ketika memberikan materi Wawasan kebangsaan dihadapan ribuan mahasiswa Unisma Malang. Terlihat mendampingi kedatangan orang nomor satu di Kodam V di tersebut antara lain, Danrem 083/Bdj Kol Inf Zainuddin, Aster Kasdam V/Brw Kol Inf Singgih, Dandim 0833/Kota Malang Letkol Inf Tommy dan beberapa pejabat Korem, Senin 2 September 2019.
Dalam materinya Pangdam V/Brw menyampaikan bahwa Wawasan Nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya dengan mengutamakan Persatuan dan kesatuan wilayah dalam menyelenggarakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara untuk mencapai satu tujuan Nasional.
Menurut Pati kelahiran surabaya tersebut, Bangsa Indonesia lahir tidak atas persamaan suku, asal usul, kepercayaan, Ras ataupun keagamaan. Bangsa Indonesia lahir atas dasar komitmen bersama untuk menjadi bangsa yang mandiri bebas dari penjajahan. Setelah merdeka 74 tahun yang lalu, maka tugas generasi muda adalah melindungi segenap tumpah darah Indonesia, mencerdaskan kehidupan bangsa, ikut menjaga perdamaian yang abadi, dan generasi muda yang didepan saya ini, diharapkan memiliki peran dalam mewujudkan SDM yang Unggul untuk mendukung tujuan nasional yaitu Indonesia yang Maju, Kata Mayjen Wisnoe.
Danrem 083/Bdj Kol Inf Zainuddin yang terlihat mendampingi kedatangan Pangdam, secara terpisah menyampaikan bahwa Wawasan kebangsaan harus benar-benar dipahami oleh seluruh warga negara termasuk mahasiswa, sehingga kita semua dapat mengimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara tanpa memandang Suku, Agama, Ras maupun Golongan, imbuhnya.
Sementara, dalam sambutannya Rektor Unisma Prof. Dr. H. Masykuri, M.Si menyampaikan terima kasih atas kehadiran Pangdam V/Brw di Kampus terbaik diindonesia, kampusnya Nahdatul Ulama, kampus dimana Unisma mengibarkan diri sbg kampus Multi kultural, dirinya juga Ingin bersama sama dengan TNI dan mahasiswa Unisma membangun desa dengan TMMD. (Rtyn Prima)
