CB, Lubuk Kemiling Oku – Hasil Bumi adalah salah satu penyumbang terbesar pemasukan di suatu daerah, maka dari itu sudah sepatutnya pemerintah memikirkan kehidupan para petani, salah satunya adalah petani yang ada di Desa Lubuk kemiling Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya (KPR), dengan menggunakan dana desa, Kades kesayangan masyarakat Lubuk Kemiling pak Johan Sapri merehab jembatan yang digunakan dan menjadi sarana yang terpenting bagi masyarakat.
Walau banyak dana yg dikurangi karena dampak Covid 19, tapi kami tetap merehap jembatan ini,karena sangat dibutuhkan masyarakat, perehapan ini paling 3 hari sudah selesai, dan kami sudah berikan himbauan kepada masyarakat,bahwa jembatan akan ditutup selama pekerjaan dan dibuka dari jam 12 sampai jam 1 siang, lalu ditutup kembali untuk melanjutkan pekerjaan, dan jam 5 sore baru dibuka kembali. Jelasnya
Memang Pak Johan Sapri ini adalah salah satu kades yang sangat mencintai masyarakatnya, dan sangat memperhatikan kebutuhan mereka, sampai sampai beliau berucap, “tujuan ku jadi kades cuma sikok, aku harus lebih satu kilan Bae jadilah dari kades yang dulu, untuk kemajuan desa ni, Idak nak sedepenian, apo Bae Kendak masyarakat kubangunkan, jangan Bae nak minta Kayo”. Ucapnya sambil tertawa lirih, dengan logat Oganya yang kental.
Memang sulit untuk memuaskan semua orang, sudah baik saja kadang masih ada yang suka menyakiti, ya itulah memang resiko dari seorang pemimpin, tapi yakinlah seorang pemimpin yang baik adalah pemimpin yang peka terhadap apa saja yang dibutuhkan masyarakatnya, sama seperti yang dilakukan pak Johan Sapri
Buktinya Saat diwawancarai oleh wartawan dari media Cahaya Baru, Rabu, (22/7/29) dirumahnya, Beliau mengatakan
” Kasihan masyarakat kami yang ingin pergi ke kebun atau pun mengeluarkan hasil bumi dan anak yang ingin bersekolah dengan keadaan jembatan yang seperti ini, bisa membahayakan keselamatan mereka, maka dengan hasil musyawarah akhirnya kami putuskan untuk merehab jembatan ini, semoga bermanfaat dan mempermudah bagi sipengguna jembatan ini “.Ujarnya(Yuliantomi)
