Kembangkan Jalur Wisata Religi, DPUPR Lakukan Pemeliharaan Jalan Berkala Tinap- Jungke

CB, MAGETAN- Guna membantu mengangkat perekonomian masyarakat sekitar temboro serta turut andil dalam mengembangkan wisata religi agar menjadi lebih baik lagi, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Magetan kini melakukan pelebaran jalan maupun jembatan di wilayah kampung madinah yang ada di kawasan pondok pesantren temboro.

Seperti proyek pemeliharaan jalan berkala Tinap-Jungke yang diharapkan dapat sesuai dengan intruksi dari Bupati Magetan Suprawoto untuk mengembangkan wisata religi serta meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah kampung madinah Temboro.

Disampaikan langsung oleh Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Magetan Muchtar Wahid bahwa dengan adanya proyek ini diharapkan dapat mengangkat perekonomian masyarakat sekitar temboro serta turut andil dalam mengembangkan wisata religi agar menjadi lebih baik lagi.

“Dengan adanya pembangunan ini diharapkan kampung wisata religi madinahnya Magetan itu agar terlihat lebih bagus, serta perekonomian masyarakat terangkat,”ungkapnya,Jumat (2/10).

Muchtar Wahid, Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Magetan

Menurut Muchtar pelebaran jalan dan jembatan di wilayah ini dikarenakan adanya pondok pesantren yang menampung kurang lebih 25.000 santri, membuatnya berfikir bahwa perekonomian yang terjadi disana sangat luar biasa, termasuk perputaran uang yang terjadi disana pada setiap harinya yang diperkirakan menyentuh angka Milyaran, membuat pihaknya perlu memberikan perhatian.

“Untuk perekonomianya disitu sangat luar biasa dikarenakan ada 25rb santri yang tinggal, sehingga peredaran uang di situ bisa mencapai Milyar per harinya, maka dari itu perlu untuk kita perhatikan,” terangnya

Selain itu Muchtar mengaku bahwa DPUPR Magetan sudah sebenarnya melakukan beberapa tahap untuk peningkatan di wilayah temboro ini, dan beberapa masih belum tuntas dikarenakan biaya yang cukup besar.

Dijelaskanya bahwa sudah melakukan pelebaran jalan maupun jembatan dengan total nilai mencapai 6 Milyar, namun pada tahun ini hanya bisa melanjutkan proyek ini dengan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan nilai kontrak Rp 2.403.276.000 (Dua Milyar Empat Ratus Tiga Juta Dua Ratus Tujuh Puluh Enam Ribu Rupiah).

“Sebenarnya kita sudah lakukan beberapa tahap , jembatan dan jalan juga sudah dilebarkan dengan total 6M tapi hingga saat ini belum tuntas karena memang biayanya besar, dan pada tahun ini kita lanjutkan dengan pemeliharaan jalan ini dengan menggunakan anggaran DAK dengan kontrak 2,4M,” imbuhnya.

Sebagai informasi, proyek ini dikerjakan oleh Kontraktor PT.Satwiga Mustika Naga dan diawasi langsung oleh Cv Rancang Bangun dengan masa pengerjaan 90 hari kalender.(ton/nda/adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *