CB, Gresik – Mengulas sedikit tentang history dari perjalanan hidup dan karir seorang publik figur yang telah banyak mengisi ruang lingkup sosial kemasyarakatan di wilayah pedesaan daerah kabupaten Gresik, Jawa Timur, sebagai pejabat tinggi desa atau yang kini disebut sebagai Kepala Desa (Kades).
Latar belakang pendidikan yang memadai yaitu strata satu bidang pendidikan dan sedang berproses untuk meningkatkan jenjang pendidikan dengan melanjutkan ke magister, dalam rangka memenuhi tuntutan formalitas sebagai prasyarat keberlangsungan karir kedepan sebagai publik figur.
Ialah Syamsul Arif, S.Pd, nampak jelas pada mimiknya, lugu dan polos, bukan pemeran watak.
Pria paruh baya, putra daerah asli kelahiran dari Desa Beton kecamatan Menganti, Gresik, dialektis berintonasi, representatif kultural, profesional berpresentasi dan proporsional berkomunikasi, berentitas tiga periode (masih berjalan) mengemban amanah menjabat Kades dan mampu meyakinkan sejawat sebagai perwakilan assosiasi.
Ditunjang dengan mental ideologi yang brilian, tidak banyak omong namun sekali dapat kesempatan berbicara tak terbantahkan, seperti komunitas dalam wadah assosiasi, kerap dijadikan motor tiap kali ajang kontestasi pesta demokrasi, bahwa lebih menekankan sikap independen.
Syamsul Arif, S.Pd, tergolong dari keluarga yang banyak dikenal oleh masyarakat luas, baik masyarakat kota maupun penduduk desa se-kabupaten Gresik, yang tentunya sangatlah berpengaruh, mengingat diantara anggota keluarga (kakak kandung) adalah mantan pengurus besar partai dan pernah menjabat sebagai wakil ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah).
Syamsul Arif, S.Pd, skala prioritas kinerja disisa masa jabatannya sebagai Kades, prospektif pembangunan menjadi prasasti dikemudian hari, referensi yang dapat merengkuh serta menghantarkan jenjang perjalanan karir sebagai publik figur.
Berikut item pembangunan yang harus terwujud sesuai rancangannya oleh Syamsul Arif, S.Pd selaku Kades Beton kecamatan Menganti, yaitu pembangunan Kolam Pancing, Puja Sera, Gedung Pusat Olahraga, Waduk/Fasilitas Pertanian, Perikanan dan Perkebunan dalam wadah Badan Usaha Milik Desa (BUMDES).
Bersumber dana pembangunan yang terbatas, Syamsul Arif, S.Pd tidak menutup kemungkinan apabila adanya investor yang berminat, mengingat Desa Beton sangatlah prospektif untuk melangsungkan segala jenis kegiatan usaha oleh karena dilintasi jalan poros kabupaten Gresik yang menghubungkan wilayah kecamatan Menganti – kecamatan Benjeng.(Sub)
