Datangi Sekretariat PDI-P, Sejumlah Elemen Masyarakat Tulungagung Pertanyakan Kekosongan Jabatan Wabup

Nurhasim: Kami Juga Akan Berkirim Surat ke Partai Nasdem

CB,TULUNGAGUNG – Tulungagung, adalah sebuah nama kabupaten yang pernah menjadi perhatian serius mantan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden RI ke-7 Joko Widodo atau yang akrab dipanggil Jokowi ini. Mereka, datang ke Kabupaten Tulungagung, tentu ada makna terkandung dan yang tidak diketahui banyak orang.

Namun, kini, Kabupaten Tulungagung yang penuh misteri ini lagi ‘pincang’, bak berjalan hanya satu kaki. Pasalnya, dua tahun lebih, Bupati Tulungagung, yakni Drs Maryoto Birowo MM hingga saat ini belum memiliki pendamping alias wakil bupati. Kekosongan wakil bupati ini, tak pelak menjadi bahan berbincangan oleh sejumlah elemen masyarakat Tulungagung.

Dan, akhirnya, sejumlah elemen masyarakat pertanyakan kekosongan jabatan Wakil Bupati Tulungagung yang lama ini ke partai pengusung. Jumat (07/05), mereka datang di kantor Sekertariat DPC PDI perjuangan Tulungagung. Nurhasim, (50), selaku Ketua Masyrakat Peduli Jalan Bolong (MPJB) bersama rekan-rekannya menanyakan melaui surat kepada Ketua Sekertariat DPC PDI Perjuangan terkait kekosongan jabatan wakil bupati tersebut.

Namun, ironisnya, setelah mereka datang di Kantor sekertariat DPC PDI Perjuangan, ternyata hanya penjaga ada.

“Kami sudah mendengar rumor dilapangan bahwa Partai PDI Perjuangan selaku partai pengusung pemenang sudah mempunyai dua nama calon untuk mengisi kekosongan jabatan wakil bupati. Namun hingga saat ini kok belum ada kepastian kapan akan mengadakan rapat paripurna pemilihan calon wakil bupati,” kata Nurhasim.

Oleh sebab itu, lanjut Nurhasim, dirinya bersama rekan-rekannya itu ingin menanyakan melaui surat kepada Ketua Sekretariat DPC PDI Perjuangan ini, yakni kapan rapat paripurna itu bakal terlaksana.

“Terkait siapa pun nanti yang terpilih sebagai wakil bupati, kami tidak mempermasalahkan. Karena siapa pun kelak yang menduduki jabatan itu adalah putra putra terbaik Kota Tulungagung yang siap untuk membantu roda pembangunan di kota tercinta,”jelas Nurhasim.

Masih kata Nurhasim, eelain mengirim surat ke kantor Sekertariat DPC PDI Perjuangan, dirinya juga akan mengirim surat kekantor sekertariat DPC Partai Nasdem. Karena, menurutnya, Partai Nasdem juga sebagai partai pengusung kemenangan yang punya hak pula untuk mengajukan nama calon wakil bupati. “Dalam waktu dekat ini kami akan segera berkirim surat ke Sekretariat Partai Nasdem,” ujarnya.

Intinya, imbuh pria yang juga Ketua RT ini, ia tidak rela bila di kotanya semakin tidak menentu. Sebab, dengan tidak adanya wakil bupati ini, Tulungagung semakin mundur. Terlihat jelas, banyaknya pembangunan di Kabupaten yang belum terealisasi alias semakin amburadul.

“Yang jelas kami tidak rela bila di Kabupaten Tulungagung tidak ada waki bupatinya. Sampeyan bisa melihat sendiri pembangunan di Tulungagun, seperti akses jalan banyak yang rusak parah di biarkan begitu saja. Intinya kami minta pada dua partai pengusung segera melakukan paripurna soal kekosongan wakil bupati di Tulungagung ini,” kata pria kelahiran Desa Tanjung, Kecamatan Kalidawir ini dengan mimik serius.(Rul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *