Keberatan Soal Tatip Pilwabup, Sekretaris NasDem Dampingi Saksi dan Panlih ke DPRD Tulungagung

CB, TULUNGAGUNG – Sekretaris Fraksi NasDem, Tatang, Senin (20/09), mendampingi Riska Wahyu Nurfutasari Spd Anggota dari Fraksi PBB (Partai Bulan Bintang) serta saksi dari Calon Wakil Bupati Nomor urut 2 dan Ir Gandi Wardoyo Anggota dari Fraksi NasDem yang juga Panlih dalam Rapat Paripurna Pemilihan Bakal Calon Wakil Bupati (Wabup) Tulungagung pada hari Sabtu (18/20), datangi DPRD setempat.

Kedatangan Tatang, Riska dan Gandi di Gedung DPRD Tulungagung ini merasa keberatan dengan Tatip dalam Rapat Paripurna Pemilihan Bakal Calon Bupati (Wabub) Tulungagung pada Sabtu (18/09), yang dianggap membingungkan. Karena, menurut mereka bertiga ini, tatip tidak sesuai dengan Tatip yang dibagikan kepada setiap Anggota Dewan Tulungagung sebelum H Pemilihan Calon Wakil Bupati Tulungagung.

“Kedatangan saya hari ke Gedung DPRD Tulungagung ini mendampingi Riska dan Gandi yang ingin menyampaikan rasa keberatan atas Peraturan Tatip pada H Pemilihan Bakal Calon Wakil Bupati Tulungagung, yang intinya Pilwabup belum lama ini dianggap tidak sesuai dengan selebaran Tatip yang sudah disepakati oleh semua Anggota Dewan serta kedua Bakal Calon Wakil Bupati Tulungagung,” pungkas Tatang kepada cahayabaru.id.

Gandi, salah satu anggota Panlih (Panitia Pemilahan) dalam Rapat Paripurna Pemilihan Calon Wakil Bupati Tulungagung juga ikut melaporkan Tatip yang tiba tiba berubah atau tidak sesuai dengan selebaran Tatip yang sudah di sepakati sebelumnya.

“Benar mas, Tatip di hari H tidak sesuai dengan Selebaran tatip yang sudah di sepakati sebelumnya. Maka saya mengajukan rasa keberatan secara tertulis dan jelas sekali pada saat pencobolas ada rekaman vidionya untuk dijadikan perlengkap pelaporan rasa keberatan saya,”ucap Gandi Wardoyo kepada cahayabaru.id, Senin (20/09)

Sementara itu, Riska, sebagai saksi dari dalam Rapat Paripurna Pemilihan Wakil Bupati Tulungagung sisa Masa Jabatat priode 2018- 2023 mengatakan, bahwa tatib pada hari pemilihan Pilwabup tidak sama apa yang telah disepakati.

“Saya sebagai salah satu saksi dalam Rapat Paripurna Pemilihan Wakil Bupati Tulungagung sangat aneh ketika peraturan Tatip di H pemilihan tidak Sesuai dengan Tatip yang selama ini sudah kami sepakati bersama. Makanya saya tidak mau menandatangani hasil dari pemilihan Wabup kemirin,” terang Riska kepada cahayabaru.id.(Khairul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *