CB Blitar – Kali ini Paguyuban Warga Tionghoa Blitar (PWTB) kembali ulurkan tangan rasa peduli untuk membantu meringankan beban kaum tukang becak wisata yang mangkal di pelataran parkir makam Bung Karno dan Panti Asuhan di Kota Blitar, Senin, 20/09/2021
Sintawati yang ditunjuk sebagai ketua PWTB mengatakan bahwa Bakti Sosial dilaksanakan mulai hari Selasa kemarin di 21 Kelurahan di Kota Blitar dan tiap kelurahan menerima bantuan sebanyak100 paket beras 5 kg.
“Sudah sejak hari Selasa kemarin pembagian bantuan beras kami salurkan kepada warga, yang secara ekonomi kurang mampu dan kita serahkan ditiga kecamatan Kota Blitar,” ucapnya.
Lebih lanjut, Sinta menjelaskan, untuk hari ini Bakti Sosial (Baksos) penyaluran beras dilaksanakan di enam titik dengan total bantuan sebanyak 600 paket beras 5 kg.
“Tadi kita start mulai pagi jam 8 menuju ke Jalan Veteran di Panti Sabiqul Mutadin, terus Panti Harmoni jalan Cemara, tukang becak di PIPP, LKSA Arrohmah di Jalan Ahmad Yani, Pasukan Kuning lanjut ke Panti Ibadurrohmah Ngegong. Mudah – mudahan masyarakat bisa merasakan bantuan yang kami berikan walaupun tidak seberapa namun bisa menjadi berkah,” jelas tokoh PWTB Sintawati.
Sementara itu secara terpisah, Walikota Blitar, Santoso, memberikan apresiasi dan dukungan atas bantuan terhadap warga Kota Blitar terdampak pandemi.
“Atas nama pribadi maupun sebagai Walikota, saya mengapresiasi kepada Paguyuban Warga Tionghoa Blitar yang telah membantu warga ditiap – tiap kelurahan, berapapun jumlahnya, apapun bentuknya saya sangat mengapresiasi,” kata Walikota Blitar kepada wartawan Cahaya Baru.
Lebih lanjut Santoso mengatakan, disaat pandemi seperti ini bantuan yang diberikan tentunya sangat dihargai oleh masyarakat. Hal ini dikarenakan dampak covid-19 sangat luar biasa.
“Tapi Alhamdulillah, Kota Blitar saat ini sudah berada di level 2. Namun dengan penurunan ini jangan sampai terjadi eforia, yang seolah – olah sudah selesai. Prokes tetap kita jaga dan pertahankan. Sekali lagi untuk Paguyuban Tionghoa saya ucapkan terima kasih atas langkah – langkah yang telah dilakukan,” pungkasnya.
Beni Sugito, koordinator Becak Wisata PIPP, saat ditemui dilokasi juga menyampaikan ucapan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh PWTB, disamping telah dibukanya obyek wisata yang bisa membangkitkan ekonomi kembali. (Pram)
