CB,Sidoarjo- Bulan Agustus 2020 lalu, SDN Janti 1 Waru- Kabupaten Sidoarjo mengalami kebakaran yang mengakibatkan kerusakan dua ruang kelas belajar siswa. Namun, pasca kebakaran sekolah waktu itu masih diberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) sehingga kelas yang rusak masih tidak begitu berfungsi.
Insiden kebakaran yang terjadi di SDN Janti 1 Waru tersebut sempat terdengar oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo Asrofi. Mengetahui, ada sekolah rusak akibat kebakaran (Force Majeure), itu langsung merespon cepat untuk segera diperbaiki. Alhasil, sejak bulan Juni 2021 dua kelas yang rusak kini sedang berjalan pembangunannya menjadi dua lantai (empat kelas).
Kepala Sekolah SDN Janti 1 Waru Yuyun Nurlaela mengaku, sangat bersyukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Sidoarjo. ” Waktu itu pada bulan Agustus 2020 menjelang shubuh terjadi kebakaran akibat konsleting yang mengakibatkan 2 ruang kelas ludes. Beruntung, tdak ada korban dalam peristiwa tersebut,” terang Yuyun saat menceritakan kejadian kebakaran kala itu kepada media cahayabaru.(27/9)
Yuyun sapaan akrab Kepala Sekolah SDN Janti 1 Waru menerangkan, saat peristiwa kebakaran camat Waru juga datang kesini, (SDN Janti 1 Waru, red), dan langsung dibantu di infokan ke Dinas Pendidikan untuk diperbaiki. Dewan juga ada yang tahu ada kebakaran di SDN Janti lalu dirapatkan di dewan supaya diprioritaskan SDN Janti untuk diberi sumbangan berupa perbaikan bangunan karena pembelajaran harus berlangsung.
” Alhamdulilah, kejadian bulan Agustus 2020. kemarin bulan Juni 2021, sudah diperbaiki. Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pendidikan yang cepat merespon.” ucapnya.(ncs)
