Launcing Pandu Cakti, Pemkab Tulungagung Berikan Kemudahan Pada Masyarakatnya

CB, TULUNGAGUNG – Bupati Tulungagung, Drs Maryoto Birowo MM dan Ketua DPRD Tulungagung Marsono S.Sos dengan sah melaunching program Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM), di Pendopo Kongas Arum Kusumoning Bongso, Kamis (07/10). Acara peresmian launching Anjungan Dukcapil Mandiri ini dimeriahkan berbagai instansi dan kepemerintahan daerah terkait, seperti Sekertaris Daerah Kabupaten Tulungagung, Wakil Ketua Tiga Penggerak PKK, Dinas Sosial, Direktur PT Pos Tulungagung serta puluhan undangan.

Sedangkan peresmian program ADM tersebut, diharap bisa mempermudah masyarakat ketika membutuhkan perlengkapan identitas kependudukan, seperti KTP, KAIA, Kartu Keluarga dan Akta. Berkas kependudukan ini bisa diakses atau di dapatkan oleh masyarakat melalui mesin ADM yang sudah disedikan diwilayahnya masing-masing.

Bupati Maryoto menyampaikan, bahwa peluncuran ADM ini akan mempermudah masyarakat apabila membutuhkan dokumen kependudukan, dan semua kecamatan dan desa bisa melayani dan mengarahkan mulai saat ini.

“Setiap desa dan kecamatan sudah kami berikan materi, bimbingan teknis dan mereka semua sudah mengerti. Jadi masyarakat bisa datang langsung ke kantor desanya masing-masing agar bisa meminta bantuan atau bimbingan jika diperlukan,” jelas bupati.

Pelayanan dokumen mayarakat yang diluncurkan sebagai program baru oleh Pemerintah Kabupaten Tulungagung ini, disebut dengan Pandu Cakti. Sebagaimana yang disampaikan bupati, bahwa pengembangan pelayanan yang berbasis IT memang sudah waktunya untuk dimaksimalkan, dengan harapan masyarakat menjadi lebih terbantu.

“Pagi ini (Kamis 07/10, red) kita laksanakan kegiatan launching program baru, yaitu terkait pelayanan dokumen kependudukan yang semakin mudah melalui Aplikasi Pandu Cakti. Kita kerjasama dengan Penggerak PKK Kabupaten, Dinas Sosial, Kepala Desa dan PT POS Tulungagung

Sedangkan acarat launching tersebut, ditandai dengan penandatangan perjanjian kerjasama pelayanan ADMINDUK Tentang pelayanan administrasi kependudukan. Diantaranya adalah, penandatanganan perjanjian kerjasama dengan Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, PT. Pos Tulungagung serta Wakil Ketua Tiga Penggerak PKK Tulungagung.

“Yang jelas, program ini pada dasarnya untuk lebih membahagiakan masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Tulungagung. Dimana layanan klinik adpindo, didalamnya ada ”Pandu Cakti” dan masyarakat akan lebih dekat dan tidak perlu berbondong-bondong datang ke Dispenduk serta bisa datang sewaktu-waktu,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catantan Sipil Tulungagung, Ninahartiani SH kepada cahayabaru.id, Kamis (07/10).

Jadi, lanjut Kadisdukcapil Tulungagung ini, cukup datang di desa maupun kelurahan dan apa yang dibutuhkan akan segera terlayani. “Contoh, ada yang meninggal di rumahnya, berarti ada dua perubahan KKnya dan yang meninggal memiliki akta kematian. Sehingga kita harapkan pada masyarakat kalaupun mencari data kependudukan baik itu akte kelahiran, perubahan KK, pindah datang, KIA, dan lainnya bisa langsung ke desa dan tidak perlu jauh-jauh mengeluarkan BBM,” jelas perempuan yang pernah menjabat Sekdin Lingkungan Hidup ini.

Di 271 desa/kelurahan se-Kabupaten Tulungagung, imbuhnya, sebenarnya sudah bisa melaksanakan, yakni pada awal Agustus 2021 sudah beroperasi. “Program ini juga ada jemput bola kalau waktunya pas bulan ramadhan dan kebetulan lagi ngabuburit ada pula paketan all in one. Itu semua untuk masyarakat, sehingga kami harapkan dengan kegiatan dispendukcapil launching hari ini bisa lebih mendorong pada masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke Dispendukcapil dan tidak perlu berantrian,” paparnya.

Masih kata Kadisdukcapil, dengan mengoptimalkan anjungan dukcapil mandiri yang telah diresmikan bupati dan yang sudah dilaunching itu, diharap bisa dioptimalkan mesin ADM tersebut. Selain itu, masyarakat tinggal masukkan PIN dan langsung keluar data kependudukan yang mereka inginkan.

“Anjungan ini bantuan, tapi masyarakat belum seberapa familiar dengan alat tersebut. Sehingga dengan launching ini masyarakat lebih tahu dan lebih familiar menggunakan alat tersebut. Monggo, silakan, kita siap disana menunggu masyarakat datang dan membantu sampai bisa keluarnya data diinginkan,” paparnya.(rid/Hsu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *