38 Tahun Mengabdi Tenaga Sukwan, Satpam SMPN 1 Boyolangu ‘Tak Pernah’ Masuk Penjaringan

CB, TULUNGAGUNG – Sungguh miris nasib Abdul Sukani, (62), seorang Satpam di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Boyolangu, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung ini. Pasalnya, sudah 38 tahun ia mengabdi menjadi tenaga sukwan dengan harapan bisa diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), namun semua itu hanyalah angan-angan dan sia-sia belaka.

Nasib Abdul Sukani ini bukan karena kurang beruntung, namun ada dugaan kuat ia hanya ‘dijadikan ‘obyek’ dan data yang ‘diikutsertakan’ penjaringan pada saat itu diduga diganti nama orang lain. Tak pelak, tiga kali penjaringan selama menjadi tenaga sukuan di SMPN 1 Boyolangu, iapun tak pernah masuk dalam penjaringan. Sungguh ironis memang dan kenapa hal ini bisa terjadi?

Menanggapi informasi yang didapat cahayabaru.id, Abdul Sukani, Satpam atau Scurity SMPN 1 Boyolangu ini membenarkan, bahwa selama 38 tahun dirinya mengabdi di SMPN 1 Boyolangu dan dia adalah salah seorang yang termasuk ikut andil saat awal berdirinya sekolah tersebut. Tapi, sungguh ironis, hingga saat ini kedudukan Abdul Sukani tidak pernah berubah.

“Saya bekerja disini mulai dari awal berdirinya sekolah ini (tahun 1983, red) pak. Dulunya saya diperbantukan di tenaga Tata Usaha (TU) terus didapuk Satpam,” ujar Abdul Sukani saat ditemui cahayabaru.id di sekolah, Sabtu (13/11).

Sementara itu, seperti yang diberitakan cahayabaru.id belum lama ini, yakni belum lama ini SMPN 1 Boyolangu telah merekrut tenaga sukwan atau sukarelawan, khususnya perekrutan tenaga Tata Usaha dengan dalih untuk mengisi kekosongan tenaga TU yang sudah pensiun serta pengkaderan tenaga TU yang dalam waktu dekat akan ada tenaga Tata Usaha yang bakal pensiun.

Namun, dalam berurutan, pihak sekolah ini telah memasukkan 5 tenaga sukwan, yakni untuk laki-laki empat (4) dan satu (1) perempuan. Ada dugaan, mereka para sukwan itu ‘titipan’ pihak tiga dan bisa jadi mereka para sukwan terangsang kelak bisa ‘jadi’ CPNS. Ataukah justru malah sebaliknya, mereka akan mengalami nasib sama, seperti yang dialami Abdul Sukani.(rul/Hsu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *