Kades Sumberagung Di duga Tidak Transparan Dalam Penyampaian Hasil Sewa Lelang Tanah Kas Desa Tahun 2022

CB, GROBOGAN – Kegiatan Pelaksanaan Tanah Lelang Sewa Kas Desa Sumberagung kecamatan Godong kabupaten telah selesai dilaksanakan yakni pada tanggal Rabu, 23 februari 2022 dilaksanakan di balai Desa setempat

Berdasarkan informasi yang dihimpun media Cahaya Baru di lokasi terlihat daftar hadir yang menjelaskan jajaran panitia lelang yang memimpin dalam acara tersebut seperti Susilo beralamat di desa Sumberagung yang menjabat sebagai kades Sumberagung dan bertindak sebagai Penanggung jawab, Imron sebagai ketua Panitia Sewa Lelang Tanah kas Desa, Dwi Waluyo, Muslih, Supardi, Kusno, Koirudin, Dwi Mahyanti, Ulfiana Resta, Pradita Dwi Indah dan perangkat yang lainya.

Berdasarkan keterangan warga Sumberagung yang tidak mau disebutkan namaya, Pihaknya menjelaskan kalau kegiatan proses lelangan yang ada di tempat tersebut dilaksanakan secara bebas dan warga yang datang ke lokasi tersebut langsung membayar secara cash. Namun warga yang datang kecewa sebab harga dasar yang ditawarkan panitia lelang rata –rata sangat tinggi. Dia pun harus membawa uang secukupnya dan harus rela bertarung dengan warga lain yang menawar dengan harga tinggi pula. Akibatnya terkadang tidak mendapatkan sawah sebab uangnya tidak mencukupi.

“Lelangan disini (Desa Sumberagung) acaranya bebas, warga langsung bertarung dengan warga yang lainya. Kalau punya duit, ya pulang membawa sawah. Tapi, kalau dibayar terkadang juga menyesal sebab hasil panen padi sama biaya perawatan sawah tidak cukup. Tapi, gimana lagi. Kalau tidak begitu tidak bisa bekerja, setiap hari biasanya pergi ke sawah. Ini tidak ada garapan lagi, kayaknya malah merenung tidak ada kegiatan. Yo wes seng penting bisa garap,“ katanya

Pihaknya juga mengeluhkan selain biaya perawatan yang cukup tinggi, langkanya dalam mendapatkan pupuk kimia di saat menjelang Musim Tanam Tiba di tambah bencana banjir yang sering melanda.

Namun, hal ini sebaliknya saat wartawan Cahaya Baru mengkonfirmasi masalah Lelangan Tanah Kas Desa kepada sekdes setempat yakni Sekdes Imron pihaknya di duga memberikan keterangan bohong pada wartawan Cahaya Baru saat di konfirmasi lewat no WA (Whats Ups) bahwa Lelangan Tanah kas Desa sudah dilakukan pada bulan Januari dan hasil lelang tinggal sekitar Rp.25 Juta akibat perangkat desa Sumberagung sudah terisi semua.

“Wah, Lelangan sudah selesai mas, kemarin bulan Januari kemarin. Lelangan Tanas Kas Desa Tinggal berapa? Wong tinggal sedikit sekitar Rp.25 Juta tok soale bengkok desa sudah banyak yang ngisi sama perangkat desa kemarin tahun 2021,”katanya

Selanjutnya wartawan Cahaya Baru mengkonfirmasi pada perangkat yang lainya, Namun perangkat yang lain enggan berkomentar dan tidak tahu tentang masalah tersebut. Perangkat tersebut menyarankan agar mengkonfirmasi secara langsung pada Kades dan panitia terkait. Kebetulan tepat setelah 1 minggu pihak Bendahara mencairkan untuk pelaksanaan kegiatan Lelang.

“Mas,mending bertanya langsung sama Bendahara soalnya kebetulan kayaknya kemarin pihak Bendahara mencairkan uang di bank BKK untuk pembayaran Biaya Konsumsi lelang, Honor panitia Lelang Tanah Kas Desa, Honor Pantia Pengawasan Tingkat Kecamatan dan Operational BPD. Tapi kalau jumlah totalnya  perolehan kemarin saya tidak tahu,“ tuturnya

Perangkat tersebut juga menyayangkan sikap sekdes Imron saat memberikan Informasi bohong pada wartawan mengenai kegiatan pelaksanaan kegiatan lelang tanah Kas desa. Namun, saat wartawan Cahaya Baru ingin mengkonfirmasi masalah tersebut pada Bendahara desa, ternyata bendahara tidak di tempat.

Saat masalah tersebut dikonfirmasi secara langsung kepada kades Sumberagung, Susilo pihaknya enggan memberikan komentar. Ditambah mengenai isu yang berkembang di masyarakat masalah biaya konsumsi yang terbilang tinggi  serta  masalah hasil total lelangan tanah kas desa Sumberagung dan total jumlah bidang tanah yang disewakan  tahun 2022, pihaknya irit berbicara. Hingga berita ini diturunkan, pihak wartawan Cahaya Baru  belum mendapatkan jawaban ulang. (Y.Priyono/Bersambung)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *